Dyaz dan Pengalaman Takut Terbangnya dengan Pesawat ke GYS Singapura. Bag.2
Bagian kedua.
Day 2
Seperti biasa aku sama Apin, sahabatku satu sekolah, bangun buat salat subuh, walaupun sedikit agak siangan juga dan rasanya sudah masuk waktu Dhuha
Lanjut deh!, kami bersih diri dan bersiap dengan dengan mengenakan baju khas Indonesia yaitu batik. Dengan penuh tekad kuat semangat, kami semua berangkat menuju Venue lomba.
Namun, sebelum lomba, tentu dong kita harus isi perut dulu karena pura-pura baik dan kenyang saja itu juga melelahkan loh!. kita sarapan di foodcourt samping hotel dan menu pagi saat itu adalah nasi dan kari ayam. Lumayan enak juga, apalagi porsinya cukup besar untuk ukuran perut kita.
Di situ, sebelum ke venue, kita semua memakai udeng dulu biar terlihat ciri khas Indonesianya.
Sesampainya di Venue lomba, kita langsung persiapan dan latian beberapa menit untuk sesi presentasi. Tidak lupa, kita semua berdoa dulu biar presentasi kami diberikan kemudahan dan kelancaran.
Pada awal presentasi, dilakukan oleh tim Kit Kat, tim MAGIC dan yang terakhir adalah tim ORBIT . Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya dewan juri memutuskan bahwa ada 5 tim yang berhak masuk ke babak final yaitu 5 perwakilan dari Indonesia dan 2 perwakilan darikamboja.
Sayang sekali, 1 perwakilan dari Islamic International Scool tidak bisa menemani orbit dan magic hingga babak final.
Saat presentasi di atas panggung untuk babak final, tim kami sama sekali tidak memikirkan menang atau kalah. Hal itu seperti kata Mr Gebya, guru kami bahwa kita ikut event GYS ini adalah untuk menyampaikan ide kita kepada masyarakat global.
Sedangkan urusan menang kalah itu adalah bonus dari kerja keras kita. Akhirnya setelah presentasi untuk babak final kita segera bersiap dan melupakan hasilnya.
Selanjutnya, kami kembali ke Hotel untuk berganti kostum karena harus menampilkan performance yang Indonesia banget. Setelah tampilan yang melelahkan usai, akhirnya tiba jufa saat yang ditunggu-tunggu yaitu pengumuman hasil lomba kompetisi GYS.
Alhamdulillah tim MAGIC dari sekolah kami berhasil mendapat kehormatan di podium 2.walaupun bukan podium 1, itu sudah lebih dari cukup dan patut disyukuri karena itu pertama kalinya aku dan teman-teman bisa membanggakan sekolahku di ajang lomba internasional.
Demikianlah kisahku dari event GYS 2022 ASEAN di Singapura.
Salam
DiazKonten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
