Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Deandra Putra Perdana, Sang Juara Design Udheng Magetan 2024 dari SMAN 1 Magetan
Dean dengan prestasinya. Dokpri

Deandra Putra Perdana, Sang Juara Design Udheng Magetan 2024 dari SMAN 1 Magetan

Setiap anak didik pastilah punya talenta tersendiri dalam diri mereka dan kelak bisa menjadikan life skill untuk keberlangsungan hidupnya di masa depan. Salah satu dari pernyataan di atas adalah murid SMAN 1 Magetan yang bernama Deandra Putra Perdana.

Cowok cakep kelahiran 2006 yang berpostur tinggi yang sering dipanggil "Dean" oleh teman-temannya itu ternyata mampu menyabet juara pertama dalam lomba seni membuat "udeng" atau ikat kepala tradisional Kabupaten Magetan 2024.

Hal itu sesuai dengan hobinya, yaitu mendesain gambar, seni, banginan dan lainnya. Kegemarannya itu juga relevan dengan kegiatan seperti mendengarkan musik, street photography, atau videography.

Dean mengaku bahwa Bahasa Inggris adalah pelajaran favoritnya dan juga Informatika. Sedangkan cita-citanya ingin menjadi seorang idol dan CEO Perusahaan. Wow, keren, kan!?

Dean juga memiliki potensi dalam perlombaan pembuatan Udeng Tradisional yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Magetan sekaligus ingin mengasah kemampuan bentuk desain unik melalui perlombaan tersebut dan terbukti dia menjadi pemenangnya setelah menyisihkan banyak peserta lainnya.

Tentu saja hal itu membuat cowok tampan yang masih duduk di bangku kelas 12 SMA itu menjadi senang dan lebih percaya diri akan bakatnya. Saat diumumkan dan menerima hadiah, perasaan haru menyelimuti karena sebelumnya tidak pernah berekspektasi akan menempati posisi 1 dalam lomba desain udeng itu.

Semoga dengan kemenangan di lomba desain udeng khas Magetan ini bukan sekadar prestasi, tetapi sebuah langkah awal untuk perjalanan karir yang lebih besar bagi Dean dan berharap desainnya bisa menjadi inspirasi serta memberikan dampak positif, khususnya dalam mempromosikan kekayaan budaya Kabupaten Magetan.

Tema udeng design dari Dean menggambarkan "Magetan yang adiluhung" dengan mengangkat motif batik pring/gondokusuman dan juga motif dari batik ciprat yang dipadukan kedalam desain udengnya.

Dia mengambil motif gondokusuman dan ciprat itu sendiri karena kedua motif itu merupakan salah satu ikon kebudayaan dari Kabupaten Magetan yang tentunya sudah menjadi ciri khas yang istimewa dan orang awam pasti langsung paham bahwa Batik pring sedapur dan ciprat itu adalah ciri khas dari Kabupaten Magetan.

Salut Dean! You are the best!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post