Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Etik Aprilia, S.Pd, Guru Berlesung Pipit dari SMAN 1 Magetan
Etik Aprilia, Guru PPKN di SMAN 1 Magetan

Etik Aprilia, S.Pd, Guru Berlesung Pipit dari SMAN 1 Magetan

Kali ini adalah ulasan mengenai salah satu sosok guru perempuan dari SMAN 1 Magetan yang cantik dan dikenal ramah oleh anak didiknya dan dianggap sebagai guru yang berdedikasi tinggi oleh para sahabat guru lainnya.

 

Guru yang bernama lengkap Etik Aprilia, S.Pd ini dilahirkan pada ranggal 26 April 1991 di Kota Ngawi, Jawa Timur yang tepatnya di Desa Budug, Kecamatan Kwadungan Ngawi dan berbatasan dengan kota Madiun. Namun, sehari-harinya, beliau dan keluarga berdomisili di Desa Karanggupito Ngawi.

Nama panggilannya Ibu Etik, namun sering dipanggil Ibu April bagi mereka yang sudah merasa dekat dan akrab dengannya. Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Nglames, Madiun, selanjutnya kuliah UNIPMA Madiun untuk mewujudkan cita-citanya sedari kecil, yaitu menjadi seorang guru yang dianggapnya sebagai profesi yang mulia.

Ibu Etik, mungkin satu-satunya guru di SMAN 1 Magetan yang berlesung pipit di kedua pipinya. Gara-gara hal itu, beliau sering tersenyum dan berkepribadian ramah sehingga sangat akrab dengan murid terutama pada mereka yang menjadi kelas perwaliannya.

Apalagi ditopang dengan mendengarkan musik dan bernyanyi sebagai hobinya meskipun belum pernah masuk dapur rekaman karena belum ada kesempatan saja. Bakat lain ibu Etik, terkadang bila ada waktu akan menulis puisi untuk mengekspresikan kegalauan hati dan pikirannya.

Mengakui hanya punya satu suami dan berharap berjodoh sampai akhir hayatnya. Beliau bernama Wahyudianto, S.Pd dan berprofesi sebagai seorang guru juga dan saat ini mengajar di Madrasah Tsanawiyah Al Fatah di Temboro dengan mata pelajaran umum, yaitu Bahasa Indonesia.

Keluarga kecil bahagia yang mendukung program Keluarga Berencana ini sudah dikaruniai seorang anak laki-laki rupawan dan cerdas bernama Achmad Akmal Wiratama yang sekarang masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar.

Cita-cita Ibu Etik sejak dari kecil adalah menjadi seorang guru dan semua terwujud saat ini. Beliau menyampaikan bahwa sangat senang saat melihat gurunya yang mengajar di kelas dengan berpakaian rapi, bersepatu bersih dan hal itu terlihat anggun di matanya semasa masih menjadi murid di sekolah.

Lucunya, ibu Etik pernah mengajar murid di TK Dharma Wanita di Budug yang berada di dekat rumahnya selepas menyelesaikan kuliahnya di UNIPMA sebelum menjadi guru SMA.

Ternyata pengangkatan dirinya sebagai guru ASN, pertama kali ditempatkan di SMAN 1 Plaosan, Magetan dan merangkap mengajar di SMAN 1 Magetan sampai secara resmi mutasi kerja di SMAN 1 Magetan per Februari 2024 sampai sekarang.

Menjadi salah satu guru di SMAN 1 Magetan merupakan satu kebanggan baginya. Sekolah favorit dengan segudang prestasi, baik akademik ataupun non akademik membuat ibu Etik harus selalu giat belajar dan meningkatkan ilmu terbaiknya demi anak didik

 

Beliau merasa sekolah favorit tersebut penuh dengan anak-anak pilihan terbaik dari berbagai wilayah Magetan yang dikenal cerdas, kritis dan berbakat. Apalagi para gurunya juga banyak yang berprestasi di tingkat regional, nasional dan bahkan internasional.

Hanya saja, beliau menyadari dan merasa kesulitan dalam mengajar para Gen Z karena perhatian mereka banyak yang terpusat atau tergantung pada gadget dan membuat mereka abai sehingga menjadi kurang tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh gurunya. Bila dibiarkan, kompetensi anak didik akan rendah meskipun sudah lulus sekolah.

Oleh karena itu, ibu Etik berkomitmen untuk mengajarkan mereka untuk berpikir kritis supaya terbiasa menganalisis suatu masalah dan mampu mencari solusinya, menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dengan menggunakan teknologi modern, serta melaksanakan pembelajaran berpusat pada anak didik supaya mereka terlibat langsung pada ilmu yang didapatkan agar dapat diserap dengan baik.

"Semoga pendidikan di negara kita ini semakin berkualitas mampu mencetak generasi bangsa yang hebat, tangguh , cerdas dan berakhlak mulia. Melalui pendidikan terbaik, tujuan nasional Negara Indonesia bisa terwujud sehingga pendidikan di negara kita bisa maju tidak tertinggal dengan negara lain", itu adalah harapan Ibu Etik saat menutup wawancaranya.

Semangat yang terbaik bu Etik!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post