Diyah Utari, Guru Semanggi Surabaya Berburu Lempeng Ke SMAN 1 Magetan
Mutasi kerja dari satu sekolah ke sekolah yang berbeda di kota lain, itu adalah hal yang biasa dalam bekerja di dunia pendidikan. Anggap saja hal itu sebagai bentuk "hijrah", yaitu berpindah ke tempat lain yang lebih baik, dalam arti akan bisa memberikan barokah pada diri sendiri dan keluarga di kemudian hari.
Salah satunya adalah guru cantik yang bernama lengkap Diyah Utari, S.Pd.,M.Si dan sering dipanggil Bu Utari, namun juga akrab dipanggil "Bu Diyah" oleh para murid dan sahabat guru lainnya.
Meskipun dilahirkan di Kota Surabaya dan asli gadis semanggi, 4 April 1977, Bu Diyah setelah beberapa tahun mengajar di SMA Negeri 12 Surabaya, dengan berbagai pertimbangan terutama menjaga ibu mertua dan juga patuh pada putusan keluarga, beliau akhirnya mutasi kerja ke SMA Negeri 1 Magetan di awal 2025 ini.
Jika di Surabaya terkenal dengan semangginya, krupuk puli lempengnya adalah unggulan makanan khas Magetan. Beralamat di Desa Genengan, Kawedanan, Bu Utari mengaku sangat krasan tinggal di kota lempeng, Magetan ini karena udaranya sejuk, tidak bising dan pikirannya bisa jadi rileks.
Dianugerahi satu putra dari pernikahannya dengan Drs.Suyitno yang berprofesi di dunia swasta dan usaha, Bu Utari juga mendapat dukungan keluarga untuk menyelesaikan gelar pasca sarjana (S2) Biologi dari Universitas Airlangga pada tahun 2023 setelah 20 tahun lulus dari program sarjana (S1) dari Universitas Negeri Surabaya tahun 2001.
Diangkat menjadi guru PNS atau ASN pada tahun 1999 dan mengajar di SMAN 11 Surabaya. Setelah itu Bu Diyah mutasi kerja ke SMAN 12 Surabaya sampai 2024 dan di tahun 2025 ini beliau kembali pindah kerja ke SMAN 1 Magetan.
Alasannya beliau kenapa memilih menjadi guru, itu semua karena saran dari almarhum kakek dan neneknya yang selalu menasehatinya agar profesi guru bisa diwujudkannya. Apalagi kedua orang tuanya yang saat ini masih tinggal di Surabaya, juga sangat mendukung hal itu sejak Bu Utari masih remaja.
Mengingat hobi ibu Utari adalah membaca, menulis dan mengeksplor ilmu pengetahuan, rasanya profesi guru adalah cita-cita yang sempurna, tepat dan mulia baginya. Apalagi motto hidupnya hanya satu dan sederhana namun sarat makna, yaitu ridho suami itu yg utama bagi dirinya dalam melangkah.
Juga harapannya pada dunia pendidikan saat ini dalam pesannya, sebaiknya generasi Z bisa menggali semua potensi dalam dirinya agar menjadi lebih baik dan bisa beradaptasi dengan perubahan yang sangat cepat dan berani menghadapi tantangan zaman.
Selamat bergabung di SMAN 1 Magetan, Bu Utari!


Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
