Deca Viensa Rahmanda, Atlit Pencak Silat dari SMAN 1 Magetan
Julukan kecil-kecil tapi cabe rawit karena pedasnya, rasanya pas untuk seorang murid cewek kelas X dari SMA Negeri 1 Magetan yang bernama lengkap Deca Viensa Rahmanda dan terbiasa dipanggil Deca.
Meskipun postur tubuhnya kecil dan terlihat mungil, namun Deca merupakan atlit cabor Pencak Silat dengan prestasi yang mengagumkan dan semakin menanjak di Kabupaten Magetan.
Dilahirkan di Kota Magetan, 09 September 2009, Deca merupakan buah cinta kasih dari pasangan bapak Haryono yang berprofesi sebagai buruh tani dan ibundanya, Suswani Ningsih yang berprofesi sama dengan suaminya.
Beralamat di Desa Sumberdukun, dusun Juron RT 01 RW 01 Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan dengan dua bersaudara, Deca mengaku bercita-cita ingin menjadi seorang Polwan kelak untuk membanggakan kedua orangtuanya.
Tentu saja, untuk menjaga staminanya, olahraga adalah hobinya. Selain itu, ternyata gadis berwajah cantik ini juga suka menyanyi dan mahir memasak. Sedangkan mata pelajaran kesukaannya di sekolah adalah Penddikan Olahraga dan Ekonomi.
Deca menyukai kegiatan silat tersebut karena baginya, pencak silat bukan hanya sekedar gerakan untuk melukai seseorang, tetapi sebuah gerakan yang indah dan bermakna tinggi.
Lebih daripada itu, pencak silat juga bisa membentuk karakter diri untuk lebih disiplin dan rasa cinta terhadap budaya leluhur.
Prestasi yang pernah diraih Deca dalam event BUPATI CUP MAGETAN 2025, dia mampu meraih predikat Juara 3 Remaja untuk PEMASALAN PUTRI SENI TUNGGAL TANGAN KOSONG.
"Jadilah pesilat yang tangguh digelanggang dan rendah hati dalam kehidupan ini dengan prinsip untuk tidak mencari lawan dan tidak takut akan tantangan". Itulah pesan Deca bagi para temannya di sekolah dan juga sahabat lain sesama pesilat.
Semangat Deca! One student, one talent!

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
