Lintang Quinzha Zulaika, Murid SMAN 1 Magetan Penyabet 2 Medali Olimpiade ASEAN
Mau tahu sosok murid cerdas dari SMA Negeri 1 Magetan, Jawa Timur yang berhasil menyabet 2 (dua) medali di event ASEAN OLYMPIAD di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) 7 - 12 September 2026?
Nama lengkapnya adalah Lintang Quinzha Zulaika dan sering dipanggil Lintang, yang bermakna Bintang. Berkat namanya, murid berpostur tinggi dan langsing benar - benar mampu bersaing dengan 573 peserta dari berbagai negara dan membuktikan cahaya akademisnya di ajang lomba tingkat Internasional di Asia Pasifik.
Dilahirkan di Kota Magetan pada bulan Juli, 2009 dan saat ini masih duduk di Kelas XI.8. Lintang mengaku berhobi renang dan membaca buku di waktu senggangnya.
Murid pendiam yang cantik ini merupakan anak kesayangan dari bapak Dedik Deswantoro yang berprofesi sebagai seorang Wiraswasta dan ibundanya, Suharsi yang beprofesi sebagai seorang Ibu rumah tangga. Saat ini, Keluarga yang bahagia ini tinggal di Jalan Merapi, Kauman, Magetan, Jawa Timur.
Saat ditanya sosok yang menginspirasi dalam hidup Lintang dan kelak ingin mengikuti jejaknya, membuat kita semua cukup terkejut karena orang tersebut adalah Maudy Ayunda, seorang artis yang cukup terkenal di tanah air.
Alasannya kenapa bisa menginspirasinya, ternyata karena Maudy mampu menggabungkan prestasi akademik, karya seni, dan kegiatan sosial dalam meraih karir di kehidupannya. Itulah prestasi yang dikagumi Lintang.
Di masa depan, Lintang mempunyai cita cita untuk menjadi seorang peneliti di bidang Bioteknologi (biotechnology researcher). Tidak heran, mata pelajaran yang disukainya adalah Biologi, Matematika dan Bahasa inggris.
Untuk mewujudkannya, Lintang harus belajar giat untuk bisa kuliah kuliah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta karena tertarik dengan lingkungan akademiknya yang baik serta fasilitas yang mendukung pengembangan ilmu dan penelitian.
Meskipun begitu, bila diberi kesempatan, Lintang juga ingin melanjutkan kuliah di Universiti Malaysia Terengganu ( UMT) atau Universiti Sultan Zainal Abidin. Kedua universitas terkemuka itu ada ada Provinsi Terengganu, Kerajaan Malaysia.
Berkat prestasinya selama mengikuti ASEAN Olympiad di Terengganu, Malaysia, dia merasa sangat senang dan bersyukur karena mampu menyabet 2 medali, yaitu medali perunggu untuk bidang Matematika dan medali perak untuk Public Talk dalam Bahasa Inggris.
Lintang juga senang telah mendapatkan pengalaman baru yang berharga dan juga sahabat dari berbagai negara selama mengikuti event lomba dan semua pengalaman selama ASEAN Olympiad ini menjadi kenangan yang berkesan dan memotivasinya untuk terus meningkatkan prestasinya di masa depan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
