Ely Widayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Beragam Olahan Makanan Jadi Media Belajar Prakarya Siswa MTsN 6 Bantul

Beragam Olahan Makanan Jadi Media Belajar Prakarya Siswa MTsN 6 Bantul

Bantul (MTsN 6 Bantul)– Suasana pembelajaran mata pelajaran Prakarya di MTsN 6 Bantul pada Senin (27/07/2026) berlangsung lebih menarik dan interaktif. Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran materi **karakteristik olahan makanan dari serealia dan umbi** dengan menghadirkan berbagai macam produk olahan makanan sebagai media pembelajaran.

Beragam makanan berbahan dasar serealia dan umbi dibawa oleh siswa, seperti olahan dari beras, jagung, gandum, singkong, ubi jalar, hingga kentang. Melalui kegiatan ini, peserta didik mengamati secara langsung karakteristik setiap bahan pangan, mulai dari tekstur, warna, aroma, cita rasa, hingga teknik pengolahan yang digunakan.

Wiwik Winarni selaku guru prakarya menjelaskan bahwa pembelajaran menggunakan media nyata memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan hanya mempelajari teori di dalam buku. Siswa dapat mengenali perbedaan karakteristik setiap jenis olahan sekaligus memahami nilai gizi, potensi bahan pangan lokal, dan kreativitas dalam mengolahnya. Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias berdiskusi, mengidentifikasi bahan utama dari setiap makanan, serta mempresentasikan hasil pengamatannya di depan kelas. Pembelajaran ini juga melatih kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menghargai keberagaman pangan lokal Indonesia.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, S.Pd. mengapresiasi pembelajaran yang memanfaatkan media nyata dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap pangan lokal. *"Pembelajaran akan lebih mudah dipahami ketika siswa dapat melihat, mengamati, dan berinteraksi langsung dengan objek yang dipelajari. Melalui pemanfaatan berbagai olahan makanan sebagai media pembelajaran, siswa tidak hanya mengenal karakteristik olahan pangan berbahan serealia dan umbi, tetapi juga belajar menghargai potensi pangan lokal serta mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan semangat berinovasi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,"* ujar Sugiyono.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep karakteristik olahan makanan dari serealia dan umbi, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari serta semakin mencintai dan melestarikan keberagaman pangan lokal Indonesia (wwn).

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post