Bukan Sekadar Bimbingan, Setiap Jumat Guru Matsanaba Kawal Siswa Menjemput Sukses TKA-TKAD
Jumat, 25 September 2026, kembali menjadi hari istimewa bagi guru dan siswa kelas IX MTsN 6 Bantul. Di tengah rutinitas pembelajaran, para guru meluangkan waktu untuk bertemu dengan siswa bimbingan kecil masing-masing dalam rangka mengawal perkembangan belajar sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Program bimbingan kecil ini menjadi salah satu bentuk perhatian personal madrasah kepada siswa kelas IX. Setiap guru MTsN 6 Bantul membimbing sekitar 4–5 siswa. Mereka secara rutin bertemu setiap hari Jumat untuk berkoordinasi, berdiskusi, sekaligus memantau perkembangan akademik dan kesiapan siswa.
Pertemuan tersebut tidak sekadar membahas nilai atau tugas sekolah. Guru dan siswa berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan proses belajar, mulai dari kesulitan memahami materi, program belajar yang perlu dilakukan, perkembangan tugas, kedisiplinan belajar, hingga pemberian motivasi agar siswa tetap bersemangat mempersiapkan TKA.
Suasana pertemuan pun berlangsung lebih dekat dan personal. Dalam kelompok kecil, siswa memiliki kesempatan lebih luas untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi selama belajar. Guru kemudian memberikan arahan dan solusi sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Salah satunya dilakukan oleh Joko Setiawan pada Jumat, 25 September 2026. Joko bertemu dengan empat siswa bimbingannya untuk melakukan koordinasi perkembangan belajar. Dalam pertemuan tersebut, ia menanyakan kesulitan yang sedang dialami siswa sekaligus memberikan motivasi agar mereka tidak mudah menyerah dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA.
Selain memberikan semangat, Joko juga melakukan pengecekan terhadap perkembangan tugas yang sebelumnya telah diberikan kepada siswa. Salah satu hal yang dipantau adalah tugas menghafal sekaligus memahami berbagai rumus IPA. Menurutnya, menghafal rumus saja belum cukup. Siswa perlu memahami konsep dan mengetahui kapan serta bagaimana rumus tersebut digunakan dalam menyelesaikan persoalan.
“Yang penting bukan hanya hafal rumus, tetapi memahami konsepnya. Kalau sudah memahami, insyaallah ketika menemukan soal yang bervariasi siswa akan lebih siap,” ujar Joko saat memberikan arahan kepada siswa bimbingannya.
Kegiatan bimbingan kecil setiap Jumat tersebut sekaligus menjadi ruang bagi guru untuk mengetahui kondisi siswa secara lebih dekat. Dengan jumlah siswa yang relatif sedikit dalam setiap kelompok, guru dapat memberikan perhatian yang lebih terarah dan memantau perkembangan setiap anak secara berkelanjutan.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengapresiasi konsistensi para guru dalam mendampingi siswa melalui program bimbingan kecil tersebut. Menurutnya, keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh pendampingan yang berkelanjutan dan komunikasi yang baik antara guru dan siswa.
“Kami ingin setiap siswa merasa memiliki pendamping yang siap membantu ketika mereka menghadapi kesulitan belajar. Pertemuan setiap Jumat ini bukan hanya untuk mengecek tugas, tetapi juga untuk mendengarkan, memberikan motivasi, dan memastikan anak-anak memiliki program belajar yang terarah menuju TKA,” ungkap Sugiyono.
Ia menambahkan bahwa persiapan TKA perlu dilakukan secara bertahap dan konsisten. Guru diharapkan tidak hanya memberikan materi, tetapi juga membantu siswa membangun kebiasaan belajar, memahami konsep, mengelola waktu, serta memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi evaluasi akademik.
Dengan pola pendampingan yang dilakukan secara rutin, MTsN 6 Bantul berupaya memastikan tidak ada siswa yang berjalan sendiri dalam menghadapi persiapan TKA. Setiap Jumat menjadi momentum untuk melihat kemajuan, menemukan kesulitan, memperbaiki strategi belajar, dan kembali menyalakan semangat siswa untuk terus melangkah menuju keberhasilan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
