Tiga Guru MTsN 6 Bantul di Nyatakan Lulus Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah
Bantul (MTsN 6 Bantul) – Tiga guru MTsN 6 Bantul dinyatakan lulus Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah (PPIHU) Tahun 2026. Ketiganya adalah Zaenani Qodriyatun, Ely Widayati, dan Fauka Nurul yang mengikuti rangkaian sertifikasi bersama 151 peserta lainnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 8–14 September, 2026. Keberhasilan tersebut menjadi capaian membanggakan sekaligus menambah kompetensi profesional para guru dalam bidang pembimbingan ibadah haji dan umrah selain mata Pelajaran yang mereka ampu. . Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh para utusan dari seluruh Indonesia seperti Papua, Bengkulu, Jawa, Sulawesi, Kalimantan. Diselenggarakan oleh Asosiasi Bimbingan Haji dan Umroh DKI, Jakarta, Kemnterian Haji dan Umroh, dan UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono (21/09/26), menyampaikan ucapan selamat kepada ketiga guru yang berhasil menyelesaikan sertifikasi tersebut. Ia berharap kompetensi baru yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi madrasah dan masyarakat. “Selamat kepada para guru Matsanaba. Semoga ilmu dan sertifikasi yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Ibaratnya, guru-guru kita sekarang sudah memiliki ‘SIM resmi’ untuk menjadi pembimbing ibadah haji,” ujar Sugiyono. Ia menambahkan bahwa capaian tersebut menunjukkan semangat para guru MTsN 6 Bantul untuk terus mengembangkan kompetensi dan memberikan manfaat di luar ruang kelas.
Selama sepekan, para peserta mengikuti pembelajaran intensif sebanyak 65 Jam Pelajaran (JPL) dengan menghadirkan sejumlah narasumber dan pakar di bidang komunikasi, dakwah, serta penyelenggaraan ibadah haji. Di antara pemateri yang memberikan pembekalan adalah Prof. Gun Gun Heryanto, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Ahmad Thib Raya, Dr. Lukman Hakim Saifuddin, serta sejumlah narasumber lainnya. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan seorang pembimbing ibadah haji dan umrah.
Kegiatan berlangsung dengan jadwal yang padat sejak pagi hingga malam. Para peserta memulai aktivitas dengan salat Subuh jam 05.00 pagi, dilanjutkan kultum di masing-masing kelompok, senam, dan pembelajaran materi pembimbingan ibadah haji sampai jam 22.00 malam diselingi satu jam istirahan untuk ishoma. Untuk memenuhi persyaratan kelulusan, peserta juga diwajibkan menyelesaikan berbagai tugas, antara lain membuat resume atau menjawab pertanyaan dari narasumber yang kemudian diunggah secara mandiri. Selain aspek teori, peserta mengikuti micro guiding pembimbingan ibadah haji serta praktik manasik sebagai bagian penting dari proses penilaian kompetensi.
Pada akhir rangkaian sertifikasi, sebanyak 141 peserta dinyatakan lulus, tujuh peserta dinyatakan lulus bersyarat, sedangkan tiga peserta mengundurkan diri. Keberhasilan para guru tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 6 Bantul. Sertifikasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah wawasan dan kompetensi personal, tetapi juga membuka kesempatan bagi ketiganya untuk berkontribusi dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan ibadah haji dan umrah. (ewh)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
