Praktik Rasa Syukur, Wujudkan Panca Cinta di Kelas 7E MTsN 6 Bantul
Bantul, Jumat (02/10/2026). Pembelajaran berkesadaran terus digaungkan di MTsN 6 Bantul (Matsanaba). Pagi ini, Jumat (02/10), siswa kelas 7E melaksanakan praktik rasa syukur sebelum pembelajaran jam kedus dimulai.
Siswa diajak untuk berhenti sejenak, menarik napas dalam, dan menuliskan rasa syukur dengan penuh kesadaran dan rasa. Panduan refleksi disampaikan dengan kalimat menyentuh:
"Alhamdulillah terima kasih ya Allah hari ini aku bersyukur kepada-Mu karena bisa bernapas, karena bisa melihat kedua orang tuaku yang sedang tersenyum, karena hari ini aku bisa sarapan pagi, tubuhku lengkap, jantungku sehat..."
Siswa kemudian melanjutkan tulisan syukur tersebut dengan jujur, sampai benar-benar menyadari kehadiran dirinya secara utuh di kelas tersebut.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari *Panca Cinta, yaitu Cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya* dalam Kurikulum Berbasis Cinta.
Guru pendamping,Fauka Nurul menyampaikan bahwa ketika siswa mampu menyadari nikmat napas, nikmat sehat, nikmat orang tua yang masih tersenyum, dan nikmat sarapan pagi, maka ia sedang belajar mencintai Allah sebagai pemberi segala nikmat.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono,menegaskan bahwa Panca Cinta Nomor satu adalah Cinta kepada Allah SWT. Tidak ada cinta yang lebih tinggi dari cinta kepada Sang Pencipta. Praktik menulis rasa syukur yang dilakukan anak-anak kelas 7E pagi ini adalah cara paling sederhana namun paling dalam untuk mewujudkan cinta kepada Allah. Jika anak sudah cinta kepada Allah karena sadar akan nikmat-Nya, maka cinta-cinta yang lain akan mengikuti. Inilah inti dari pembelajaran berkesadaran," tegas Sugiyono.
Dengan praktik syukur ini, MTsN 6 Bantul berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang kuat, selalu bersyukur, dan senantiasa mencintai Allah dalam setiap aktivitas belajarnya.*(Fau)*
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
