Akrostik 'MUTIARA YANG TERABAIKAN' Tagur H - 22
Matamu mulai merah
Untuk menahan bulir bening tidak turun
Tetap senyum selalu kau kembangkan
Itulah sebuah ketulusan mencintai
Apapun kau lakukan demi si buah hati
Raga, hati dan jiwamu dipupuk kuat
Asalkan buah hatimu bahagia
Yakin dengan hati dan rasamu
Akan bahagiakan buah hati
Nelangsa dan nestapapun di jalani
Gugur hati sisihkan ego diri
Tepian hatimu mulai terkikis kecewa
Engkau tetap laju dalam gelombang itu
Rasa yang mulai berganti hambar dan basi
Akan dijalani dengan tujuan yang tak pasti
Berat serasa langkah untuk memacu hati
Akankah sampai pada satu titik benci
Inilah akhir dari sebuah pilihan mencintai
Kasih tetap menyatu atau terlepaskan
Akhir kecewa terdalam tak terelakkan
Nuranimu berkata " kulepaskanmu kasih demi bahagiaku yang baru".
Padang, 07/11/ 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
