GURU INDONESIA MERDEKA BERKARYA DENGAN JALINAN KOMUNIKASI CINTA
Tujuan setiap pembelajaran adalah tercapainya materi yang disampaikan kepada siswa, bisa diterima, dipahami dan dimengerti oleh siswa itu sendiri. Secara teoritisnya banyak sekali metode - metode pembelajaran yang digunakan untuk keberhasilan sebuah proses pembelajaran dilakukan. Berbagai metode yang digunakan itu disesuaikan dengan situasi, kondisi dan karakter siswa, jadi metode yang digunakan pada tiap kelas dan sekolah itu berbeda tergantung dari yang sudah disebutkan tadi. Dalam sebuah proses pembelajaran berlangsung, komunikasi merupakan hal yang paling dasar dalam kita berinteraksi dengan siswa. Komunikasi dapat dimaknai sebagai jalannya proses dimana seseorang maupun sekelompok orang menciptakan serta menggunakan sejumlah informasi agar saling terhubung dengan lingkungan sekitar. Secara umum komunikasi dapat dilakukan secara verbal serta dapat dipahami oleh kedua belah pihak berkaitan. Betapa pentingnya komunikasi dalam sebuah proses pembelajaran untuk menghasilkan tujuan yang maksimal.
Pada masa pandemi, seperti sekarang ini para guru termasuk saya dilibatkan dalam proses pembelajaran daring, dimana komunikasi yang terjalin dilakukan lewat dunia maya, walaupun harus tatap muka dilakukan dengan virtual saja. Bukan suatu yang mudah bagi saya pribasi melakukan hak ini, karena ada beban mental dan sekaligus tantangan untuk lebih maju dalam hal penguasaan beberapa aplikasi yang akan digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran. Dalam hal ini komunikasi harus benar benar dilakukan seefektif mungkin agar siswa bisa paham dan mengerti dengan apa yang kita sampaikan, ada beberapa hal yang saya jadikan acuan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan siswa antara lain :
1. Membangun komunikasi empati, yaitu komunikasi yang melibatkan kemampuan menyusun kata kata agar rangkaian kalimat yang kita sampaikan benar benar dipahami, di mengerti dan bisa diterima oleh siswa, bahkan siswa dapat terinspirasi sehingga kehadiran guru bisa diterima dan sangat dirindukan kehadirannya.
2. Kekuatan bahasa tubuh, yaitu suatu sikap yang diberikan oleh guru yang akan mempengaruhi kondisi siswa dalam menerima pelajaran, seperti kembangkan senyum penuh ikhlas, bila perlu hati kitapun ikut tersenyum kepada mereka, tentunya dengan memberikan atau mengelaurkan kata kata terbaik buat siswa kita.Untuk senyum dalam pembelajaran daring kemungkinan terlihat akan sulit, akan terlihat jika melalukan dengan menggunakan zoom meeting.
3. Komunikasi cinta, yaitu dengan kita mencintai profesi kita sebagai guru maka apapun yang kita lakukan akan mengalir dengan tulus, kita alirkan rasa cinta kasih dan sayang kepada siswa kita, lewat rangkaian kata yang kita sampaikan menyejukan hati siswa, maka insya Allah mereka siswa kita akan memberikan feedback yang sama dengan ketulusan hati kita, mereka akan menerima kehadiran kita di hati mereka.
4. Komunikasi spiritual, yaitu dalam setiap pembelajaran selalu menggunakan bahasa bahasa yang keluar itu bahasa yang baik penuh keihklasan karena tugas yang kita emban ini adalah tugas mulia, dapat menjadi nvestasi akhirat dikemudian hari.
Menjalin komunikasi pada masa pandemi seperti sekarang ini bukan hal mudah, tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena semua menggunakan daring dan serba virtual, meski demikian komunikasi yang terjalin tetap harus bisa dilaksanakan agar, ketercapaian materi bisa terwujud. Bahasa yang digunakan bahasa yang menggugah hati siswa agar setiap mereka membaca apa yang kita tulis menimulkan rasa penasaran, rasa ingin tahu, dan rasa ingin mengetahui lebih dalam materi itu, tentunya nahasa dan kalimat yang di sampaikan juga akan berkaitan dengan apa apa yang ada disekitar mereka, agar mudah mereka memahaminya.
Beratnya sebuah tantangan jika dilaksanakan dengan sebuah keihlasan maka akan terwujud apa yang menjadi tujuan pencapaian proses pembelajaran, sebuah komunikasi akan terjalin baik jika keduanya saling merespon dan kita sebagai guru dapat menyampaiakan materi pelajaran dengan komunikasi penuh kasih sayang buat siswanya.
Biodata Penulis :
Terlahir dengan nama Euis Nurjanah, lahir di Cianjur pada 11 januari 1974, menjadi guru di MTsN 6 Kota Padang, email **(censored)**.
Berusaha dan mencoba hasil mana yang terbaik menurut yang Maha menciptakan alam semesta.

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
