GURUKU KASIH SEJATIKU
Masa SMA adalah masa paling indah dan menyenangkan, masa indah untuk dikenang, indah dengan kisah mencari jati diri, yang dibungkus dengan cerita dan kisah sangat menyenangkan. Di awali dengan mengenal sosok guru yang patut di gugu dan di tiru pada masanya, wibawa dan karisma beliau sangat melekat pada dirinya, tutur kata lembut dan menyentuh jika berkata membuat hati berdebar debar jika sudah berhadapan dengannya, jantung berdegup jika mendapat sapaan beliau, pipi merona jika mendapat senyum simpul penuh kasih darinya.
Drs. Socheh Kurnaedi, itulah nama yang selalu diingat, setiap pagi jika akan berangkat ke sekolah beliau selalu lewat depan rumahku, dengan menenteng tas kerjanya, pakaian rapi dan style yang khas, selalu tidak lepas dari pandanganku, dan dengan segera aku akan beranjak dari sungai tempat aku melaksanakan tugas rumah mencuci pakaian setiap paginya, beliaulah tanda bagiku untuk segera menyudahinya selesai atau tidaknya pekerjaan itu harus segera aku tinggalkan, karena kalau tidak aku akan terlambat sampai ke sekola, yang berjarak kurang lebih 10 km, harus ku tempuh dengan jalan kaki, bersama sahabatku biasanya akan ditempuh dalam waktu 10 menit berjalan sampai ke sekolah. Tanpa mengeluarkan kata kata, beliau sudah mengajarkanku untuk disiplin dengan waktu yang tersedia dan bertanggung jawab tidak berleha leha dan santai dengan tugas yang harus dikerjakan.
Setiba di sekolah kedatangan ku, juga teman temanku selalu beliau sambut dengan senyum ramahnya, sambil berdiri di depan pintu masuk, menyambut tangan kami ketika disodorkan untuk mencium tangan beliau, dengan sapaan “kumaha damang neng geulis jang kasep” atau dengan sapaan lain yang menanyakan kabar murid muridnya. Jika menegur murid yang melanggar peraturan, dengan bahasa yang santun disampaikan, sehingga segan rasanya jika kita melanggar peraturan. Satu yang tak bisa aku lupakan beliau memanggilku dengan panggilan nama yang bukan nama panggilan biasa bagiku, menurut beliau dia lebih suka dan senang memanggil namaku dengan nama itu, “ Nur “ itulah beliau selalu memanggil namaku, nama lengkapku “Euis Nurjanah” aku biasa dipanggil dengan nama “Euis”. Awalnya aku tidak biasa dengan nama panggilan “ Nur “ karena asing ditelingaku dan terkadang aku tidak tahu kalau beliau memanggil namaku. Beliau sering mengatakan bahwa “ Nur “ nama yang indah untukku artinya “cahaya” kamu akan selalu bersinar selalu katanya, juga nama itu sebagai panggilan tanda sayang darinya untukku. Aku tersipu malu mendengarnya, karena aku juga merasakan betapa tulusnya beliau memberikan kasih untuk anak didiknya, dan aku seperti menemukan kasih sayang dari seorang bapak untuk anaknya, seperti punya bapak kedua dalam hidupku, begitu tulus beliau menyanyangi dan mengasihi semua murid muridnya, begitu juga sebaliknya.
Beliau seorang kepala sekolah namun jika ada jam kosong beliau akan masuk ke dalam kelas, selain memberikan arahan dan motivasi beliau akan mengajarkan kami menyanyi lagu lagu daerah sunda ataupun lagu lagu nasional, suaranya yang merdu dan khas akan selalu terngiang ngian, alunan nada nada dilantunkan dengan sangat indahnya, sampai sampai aku dan teman teman sekelasku tak bosan mendengar suaranya menyanyi terlebih lagu lagu sunda yang beliau dendangkan. Beliau ajarkan kami untuk membaca notasi sehingga terangkai nada nada yang indah dalam syair lagunya itu, kami sangat senang dan tidak ada rasa bosan sedikitpun bahkan tanpa terasa waktupun berjalan dengan cepat.
Beliau guru terbaik yang aku punya, aku bisa menjadi guru karena beliau, semangatku, tidak putus asa dan selalu berjuang untuk sebuah cita cita adalah pembelajaran yang aku ambil sebagai bekal dikehidupanku saat ini, beliau akan melekat dalam hatiku, selalu ku kenang sulit aku lupakan sampai kapanpun, karena beliaulah sebagai kasih sejatiku.
Padang, 07/12/2020
"Tagur H-52"
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
