KERETA FAJAR PENGHANTAR RESAHKU
Pagi sekali Mira sudah bergegas meninggalkan kostnya menuju stasiun Tugu, untuk pulang ke Bogor agar bisa merayakan hari lebaran bersama keluarga besarnya, meski tanpa kehadiran Emak tersayang. Kepulangan Mira kali ini dari Jogja tidak seperti biasa, karen kereta senja utama yang biasanya membawa Mira sampai ke stasiun gambir Jakarta, dan kali ini sengaja naik kereta fajar utama dengan harapan malam harinya Mira sudah bisa sampai rumah.
Di luar dugaan ternyata kereta api fajar, mengalami keterlambatan berangkat, awal keberangkatan dengan jadwal jam 06.15 WIB, setelah menunggu cukup lama akhirnya Kereta fajar dari Jogjakarta diberangkatkan jam 10.00 WIB, " ya Allah sampai jam berapa aku di Jakarta?", hati Mira risau, karena dari Jakarta Mira akan melanjutkan perjalanannya lagi ke Bogor dengan KRL. KRL terakhir ke Bogor dari Jakarta itu jam 16.00 WIB. Dalam keadaan normal biasanya kereta akan tiba di stasiun gambir sekitar jam 15.00 WIB. " entah jam berapa lagi aku akan sampai Jakarta?" Semakin cemas hati Mira.
Untung tak dapat di raih, malang tak dapat di tolak, selain terlambat penumpang kereta fajar kali ini begitu membludak, sampai sampai Mirapun tidak bisa masuk ke dalam gerbong, Mira hanya bisa masuk dan berdiri di dekat pintu saja. Untuk menyeruak ke dalam gerbong Mira tidak sanggup melalui pagar betis penumpang lainnya yang juga senasib dengan Mira. " Bismillahirrohmanirrohiim, lindungi perjalanannku Ya Allah " do'a Mira untuk perjalanannya kali ini.
Sepanjang perjalanannya Mira berusaha kuat dan berani, meski dalam hati beribu keresahan bergelayut, beribu cemas mendera hati, dan beribu takut menyelimuti nyali ini, hanya perlindungan dari Allah yang bisa menyelamatkan Mira di perjalanan kali ini. " perjalanan yang tidak akan terlupakan" , desah hati Mira sambil duduk menunduk, mendekap ransel bawaannya.
Keterlambatan kereta fajar membawa dampak sangat tragis bagi Mira, kereta tiba di Jakarta jam 22.00 WIB, sudah tentu kRL yang akan membawa Mira ke Bogor sudah tidak ada lagi. " bagaimana aku pulang?, bagaimana ini? ", tanya Mira pada dirinya sendiri, dengan penuh kebingungan Mira turun dari kereta berjalan tak tau harus kemana, Hiruk pikuk penumpang di stasiun Gambir yang akan mudik begitu padat , sedikit mengurangi rasa takut dan cemas di hati Mira." Alhamdulillah aku tidak sendiri", guman hati Mira dengan senyum tipis di tepi bibirnya. Untuk menjaga keamanan dirinya Mira berjalan ke arah posko petugas keamanan dan akhirnya Mira memutuskan untuk merenda malam ini di stasiun gambir, menunggu pagi menjelang dan KRL pagi akan membawanya ke kota Bogor.
Padang, 18/12/2020 #Tagur H-6
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
