Euis Nurjanah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SEKEPING HATI LARA

SEKEPING HATI LARA

Pagi itu mentari masih menutup

Matapun ikut terkatup

Sayup sayup dan terkejut

Membuat hatiku semakin ciut

##

Tersedak tiba tiba

Mendesah hati untuk sebuah lara

Jantung berdegup dan merapat

Nadipun mulai melambat

##

Desah dingin menjalar perlahan

Merambat lambat naik ke ubun

Teraba kaku dan dingin

Membuat sesak di dada tertahan

##

Ketika upaya dan usaha dicoba

Segala teori ilmu diterapkan dalam usaha

Namun kehendak pencipta tidak berpihak

Sekeping hati lara menambah sesak

##

Hari itu taqdirmu terhenti di sini

Perpisahan tak bisa terelakkan

Jabat tangan tak lagi erat

Lepas merenggang dan kaupun pergi

##

Duka berderai bagai air hujan turun

Membasahi relung hati terdalam

Rela dan ikhlas harus kuberikan

Melepasmu menghadap sang pencipta

##

Padang, 03 Maret 2021

#Tagur H-5#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post