Euis Nurjanah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
AKU RINDU DAN AKU KEMBALI

AKU RINDU DAN AKU KEMBALI

Pengalaman terjungkir dan remedi berulang ulang membuat hatiku sendu untuk sekedar menuangkan tulisan di gurusiana, terdiam dan rehat mungkin lebih baik batinku dalam hati. Setelah kejadian malam itu dalam kurang satu detik aku tak sanggup menghentikan jarum jam untuk tidak berdetak agar menunggu tulisanku selesai, keasyikan mengurai cerita lama dengan sang kakak tidak mampu untuk menghentikan itu semua dan jarum jampun berjalan melenggang melewati batas ketentuannya, akhirnya tertinggal kembali satu tulisanku malam itu.

Terdiam dan berhenti menulis itu keputusan yang kuambil saat itu, kukosongkan pikiran dengan rutunitas batas akhir 23.59 tak kupedulikan lagi, kulaju hati dan pikiran dengan hal lain, namun hati kecil selalu berbisik bagaimana dengan tagurmu? Gurusianamu? Puisimu lagi? Cerita ceritamu? Bagaimana itu semua selalu menggelitik hati kecil terdalamku, kucoba mengalihkan dengan tidak mengingatnya sama sekali, kucoba tidak membuka sekalipun akun gurusiana di ponselku agar tidak terlihat lambang huruf "g" dimataku, kulupakan semua tentang tulisan yang pernah ku buat di gurusiana, pokoknya semua kucoba lupakan gurusiana karena aku sering terjungkir dalam mengikuti tagur di gurusiana itu. Sesak sekali rasa kali ini terhempas di detik 23.59 dan tak bisa mengejar waktu yang tersisa dalam hitungan detik.

Rasa kecewa, sedih dan sakit hati pada diri sendiri yang tak bisa mengejar satu detik yang akan berlalu menjadi hantaman keras dalam pikiranku, aku yang tak disiplin, aku yang sering kehilangan ide untuk menulis, dan segala hal tentang keburukanku terbersit dalam pemikiranku, jauh di hati kecilku kembali terpikir bagaimana semua ini, apakah harus kudiamkan itu semua? Ooh tidak aku tak mau menjadi pribadi itu, aku harus belajar menjadi lebih baik lagi dan yang terpenting seperti keinginan keinginanku sebelumnya " aku harus bisa menuangkan jejak hidupku ini dalam sebuah tulisan, agar suatu saat aku tak ada, anakku atau siapapun bisa mengenal diriku dengan membaca tulisanku".

Di sudut hati terkecil ternyata ada rasa rindu bahkan aku dulu pernah cemburu melihat teman dan sahabatku bisa berperan aktif selalu menulis di gurusiana bahkan juga sudah membuat buku pribadinya, cemburuku bergejolak waktu dan aku beranikan diri mengikuti jejaknya, akhirnya ternyata aku bisa menulis seperti mereka meskipun kini kucoba melawan senduku karena sering terhempas dan terjatuh di tagur gurusiana ini. Kini sadarku kembali ternyata aku tak bisa berpaling dari gurusiana, aku sadar bahwa selalu ada rindu dan cemburuku untuk gurusiana. Izinkan kurenda tulisan kisah kisahku denganmu gurusiana.

Padang, 24 Juli 2021

# Tagur H-02 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post