Euis Nurjanah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TAKDIR YANG TAK BERTAUT (1)

TAKDIR YANG TAK BERTAUT (1)

Pagi subuh Mira sudah sampai di Kota Kembang Bandung, rehat sejenak dan menikmati sarapan paginya di sebuah rumah makan di kota ini, setelah menempuh perjalanan panjang dari kota Yogyakarta, rasa lelah dan letih tidak terasakan lagi oleh Mira karena kota ini menyimpan kenangan di hati Mira yang tak bisa terlupakan dengan seseorang yang sangat istimewa.

Setelah sarapannya selesai, sambil menunggu bis rombongannya membawa ke hotel, Mira meraih gawainya dan mencoba mencari nomor seseorang, dan menghubungi nomor tersebut dengan mengirimkan pesan menanyakan kabar terlebih dahulu, gayung bersambut tak lama kemudian gawai berbunyi tanda pesanbalasan diterima Mira, " alhamdulillah pangestu", terlihat balasan pesan di gawai Mira, tersenyum simpul di sudut bibir Mira membaca pesan itu.

Menunggu bus membawa Mira dan rombongan ke penginapan, Mira segera menghubungi seseorang tersebut dengan menelponnya langsung, tak lama kemudian terdengar suara " hallo, assalamu'alaikum ", degup jantung Mira mendengar suara yang begitu khas terdengar di telinganya itu, salampun terjawab oleh Mira dengan suara lembutnya. Percakapanpun berlanjut dengan saling bertanya kabar dan di selingi gerai canda tawa diantara mereka.

~ bersambung ~

Padang, 14 September 2021

Tagur # H - 54 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post