Pesta yang Tertunda
Tantangan hari ke-220
# Tantangan Gurusiana
Satu minggu lagi pesta pernikahan anak Bu Pitri akan dilangsungkan. Semua persiapan dilakukan agar pada hari yang telah ditentukan dapat berjalan dengan lancar. Mulai dari catering dan gedung dibayar lunas. Karena bagi Bu Pitri ini adalah pesta anak sulungnya hingga ia ingin tak satupun jadi penghalang suksesnya pesta pernikahan tersebut. Tak ketinggalan baju seragam keluarga besarnya pun sudah oke.
David dan Vina berharap pestanya dapat izin dari pemerintah daerah. Karena saat pandemi sekarang aturan bisa jadi berubah. Akibat terjadinya peningkatan warga yang terpapar covid-19. Warga sudah mulai bosan kegiatan di rumah. Protokoler pun sering diabaikan. Semoga semuanya terlindung dari virus corona begitu isi chat Vina kepada David. Sebab bila keluar peraturan baru mereka berdua kasihan pada orang tuanya yang telah mengeluarkan dana cukup besar.
Sore itu Vina dan ibunya sedang duduk di teras depan. Tiba-tiba gawai Vina berdering menandakan ada pesan wa yang masuk. Ternyata pesan dari kakaknya yang bekerja di kantor pemerintah daerah. Pesannya berupa Edaran dari Kepala Pemerintahan Daerah untuk tidak mengizinkan warga mengadakan pesta pernikahan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Bulir netra tak bisa dibendung lagi oleh Vina. Tanpa sepengetahuan ibunya Vina masuk ke dalam rumah dan meneruskan pesan tersebut kepada David.
Selasa, 20 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan