Berteman Senja
Tantangan hari ke-259
#Tantangan Gurusiana
Berteman Senja
~
Mentari mulai berjalan menapaki singgasananya nan gagah perkasa. Sambil berjalan perlahan dihembus angin sepoi yang membuat hati kian terlena. Hembusan mu makin kuat hingga awan yang sedang bertemu lari kian kemari tak kenal arah.
~
Semakin kencang tiupan itu, tapi engkau tak gentar karena cengkeraman kaki mu sangat kuat pada tiang penyangga. Perlahan mentari memasuki singgasana yang sangat megah. Disambut oleh senja yang setia menanti. Senja lebih tahu cara menungkapkan rindu tanpa diketahui oleh angin dan rembulan. Malam menyapa seiring senja yang menghilang ditelan sinar rembulan.
~
Rindu belum terobati tapi engkau tetap berlalu tanpa bisa ditahan. Cobalah jadi rembulan agar kau tahu artinya rindu. Dan jadilah singgasana agar kau juga tahu artinya menunggu. Wahai angin yang sedang menari sambutlah aku dengan tarian terindahmu. Agar hilang semua gundah gulana.
Sabtu, 28 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan