Memberi Nasihat dengan Wajar
Dari Muawiyah bin Hakam as-Sulami r.a, ia menuturkan: Ketika kami sedang shalat bersama Rasulullah ﷺ, tiba-tiba ada yang bersin, lalu saya membaca “Yarhamukallah” (Semoga Allah merahmatimu). Spontan orang-orang memelototkan matanya ke arahku. Dalam hati saya berkata, “Matilah aku!” Lalu saya bertanya, “Kenapa kalian memandangku seperti itu?”
Mereka malah menepukkan tangan pada paha mereka. Saya paham maksud mereka agar aku diam, karena itu saya pun diam. Selesai shalat, demi Allah, Rasulullah ﷺ tidak membentak, memukul atau memakiku, saya yakin tidak ada seorang pendidik yang lebih baik daripada beliau. Ketika itu, beliau bersabda, “Sesungguhnya, di tengah-tengah shalat, tidak boleh ada ucapan manusia, sepatah kata pun. Sebab, shalat itu hanya bacaan tasbih, takbir, dan ayat-ayat Al-Qur'an.”
Sama halnya seperti sabda beliau ketika saya bertanya, “Ya Rasulullah, sesungguhnya saya baru saja melewati masa jahiliah, dan sekarang Allah telah menganugerahkan Islam. Sebenarnya di antara kami masih ada orang yang suka mendatangi para dukun. Bagaimana menurut Anda?”
Beliau menjawab, “Janganlah kamu mendatangi mereka.”
Saya bertanya, “Bagaimana menurut Anda, jika di antara kami masih ada orang yang suka meramal?”
Beliau menjawab, “Ramalan itu hanya prasangka mereka saja. Karena itu, jangan sampai sangkaan mereka itu menghalangi mereka berbuat kebaikan” (H.r. Muslim). Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim dalam tema “Al-Masajid” (Masjid-masjid), hadis nomor 537.
Hikmah Hadis
1. Mengucapkan sesuatu—selain bacaan-bacaan dalam shalat—dapat membatalkan shalat.
2. Hadis ini menerangkan macam-macam bacaan di dalam shalat yang terdiri dari: bacaan tasbih, takbir, dan ayat-ayat Al-Qur'an.
3. Hadis ini mengungkapkan metode Nabi ﷺ dalam menyampaikan nasihat dan tuntunan agama.
4. Larangan mendatangi para dukun dan tukang ramal: demikian ini mereka sering kali mengaburkan ajaran banyak orang. Larangan mendatangi dukun otomatis berarti pula larangan meyakini apa yg disampaikan dan mengamalkan apa yang diucapkannya.
والله أعلمُ بالـصـواب
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
