Ernasari Fitriati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mengenal Athanasia Amanda Septevani

Mengenal Athanasia Amanda Septevani

Athanasia Amanda Septevani merupakan seorang ilmuwan perempuan Indonesia bidang polimer, nanokomposit, dan nanateknologi.

Wanita yang lahir di Kota Semarang atau yang kerap dipanggil Amanda ini mulai merintis teknologi biorefinery setelah ia menyelesaikan program doktor di The University of Queensland dan kembali ke Tanah Air pada tahun 2017.

Athanasia Amanda Septevani beserta tim di Pusat Riset Kimia Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan dan menginisiasi pengembangan teknologi biorefinery terintegrasi dengan mengolah limbah biomassa secara kimia menjadi produk inovasi mikro–nano selulosa yang bernilai baru dan bermanfaat.

Sebelum menjadi peneliti, Amanda sempat bekerja di perusahaan sektor Industri di Singapura.

Limbah biomassa belum dimanfaatkan secara optimal dan bahkan cenderung menimbulkan bahaya lingkungan. Oleh Amanda dan tim, limbah tersebut diolah dengan teknologi kimia untuk dijadikan produk inovasi mikro dan nano selulosa yang bernilai jual tinggi dan bermanfaat serta dapat diaplikasikan ke berbagai bidang seperti teknologi lingkungan, otomotif, elektronika, energi, dan juga biomedika. Berbagai aplikasi penggunaan material selulosa ini, telah dan terus dikembangkan diantaranya adalah sebagai material insulasi gedung, produk nanopaper untuk substrat elektronika, super adsorben untuk pengolahan air tercemar, termoplastik elastomer untuk bantalan jembatan, serat antimikroba untuk biomedik, dan substrat fuel cell untuk energi terbarukan.

Peneliti Ahli Madya pada Pusat Riset Kimia BRIN ini juga telah berhasil merintis kerja sama yang melibatkan tiga entitas penting, yaitu universitas, instansi pemerintah dan industri, guna mewujudkan produk inovasi pengembangan teknologi biorefinery terintegrasi.

 

Dedikasi dan kontribusinya ini membawanya menjadi salah satu peraih Top 6 The Future Leader pada ajang Anugerah ASN 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Dalam perjalanannya, Amanda juga telah menerima berbagai penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan produk inovasi mikro–nano selulosa ini. Penghargaan tersebut diantaranya yakni 99 Most Inspiring Women in Indonesia by Globe Asia di tahun 2019, Institute Advanced Study Awards, The University of Warwick di tahun 2019 dan L’Oreal UNESCO for Woman in Science National Fellowship Awards di tahun 2018.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post