Sopan Santun Saat Makan
Dari Hudzaifah r.a, ia menuturkan: Ketika makan bersama Rasulullah ﷺ, tangan kami tidak berani menyentuh tempat makanan sebelum tangan beliau menyentuhnya terlebih dahulu. Suatu ketika, kami makan bersama beliau, tiba-tiba datang seorang wanita yang tampak tergesa-gesa seolah-olah didorong, sehingga tangannya menyentuh makanan, tetapi kemudian dicegah beliau. Kemudian muncul seorang badui yang juga tampak ada sesuatu yang mendorongnya, sehingga tangannya menyentuh makanan, tetapi ia juga segera dicegah oleh beliau seraya bersabda, “Sesungguhnya setan itu merebut makanan yang tidak disebut nama Allah. Sesungguhnya setan datang bersama wanita ini untuk merebut makanan, maka aku segera mencegahnya. Kemudian setan datang bersama orang badui ini juga untuk merebut makanan, dan aku pun segera mencegahnya. Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam Genggaman-Nya, sesungguhnya tangan setan aku pegang bersama kedua tangan orang ini.” Setelah menyebut nama Allah, baru kemudian memulai makan (H.r. Muslim).
Hadis imi diriwayatkan oleh Muslim dalam tema “Al-Asyribah” (Minuman-minuman), hadis nomor 2017.
Hikmah Hadis
1. Hadis ini menceritakan sopan santun para shahabat ketika bersama Rasulullah ﷺ, mereka rela menunggu sampai beliau mulai menikmati hidangan. Adab ini berlaku pula ketika bersama orang yang lebih tua: hendaknya menanti yang paling tua mulai menikmati hidangan.
2. Dianjurkan mengucapkan sumpah untuk meyakinkan orang yang diajak bicara terhadap pokok pembicaraan.
3. Dalam hadis ini, terdapat nasihat untuk beramar makruf nahi mungkar.
4. Hendaknya seorang muslim mau mengajarkan sopan santun ala Islam kepada masyarakat, terutama berkaitan dengan masalah makan dan minum.
5. Bahwa setan menyertai makan dan minum seseorang ketika ia tidak membaca basmalah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
