Mengenal Erotomania
Erotomania adalah gangguan kejiwaan yang menyebabkan pengidapnya memiliki pemikiran atau keyakinan yang kuat bahwa seseorang sedang jatuh cinta kepadanya, atau ia dan orang tersebut saling mencintai satu sama lain padahal kenyataannya tidak. Bahkan, penderita masalah kejiwaan ini juga bisa menganggap ada orang terkenal yang jatuh cinta kepadanya.
Penderita erotomania memiliki keyakinan yang kuat bahwa dirinya sedang disukai oleh seseorang meski orang tersebut tidak mengenal atau belum pernah bertemu dengan penderita.
Selain terlalu meyakini seseorang mencintai dirinya, ada beberapa gejala lain yang dapat dialami penderita erotomania, yaitu:
1. Membicarakan orang yang diyakini mencintai dirinya terus-menerus;
2. Menghabiskan banyak waktu untuk mencari tahu dan memikirkan tentang orang yang dianggap mencintainya;
3. Berusaha berkomunikasi dengan orang yang diyakini mencintainya, baik dengan menelepon, mengirim surat dan pesan singkat, atau memberikan hadiah;
4. Merasa cemburu pada orang lain yang dianggap memiliki hubungan dengan orang yang ia yakini jatuh cinta padanya;
5. Merasa orang yang dianggap mencintainya berusaha berkomunikasi secara rahasia dengan dirinya melalu pandangan, gerak-gerik, hingga status media sosial;
6. Menguntit (stalking) orang yang dianggap mencintainya.
Penderita erotomania yang juga memiliki gangguan mental, seperti skizofrenia atau gangguan bipolar, sering kali disertai gejala psikosis. Kondisi ini ditandai dengan delusi atau waham yang makin parah secara tiba-tiba, munculnya energi berlebih, berbicara dengan sangat cepat, sulit tidur, bahkan berani melakukan tindakan berbahaya demi orang yang diyakini mencintainya.
Adapun beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk menangani pengidap erotomania antara lain melakukan konsultasi dengan psikiater, psikoterapi dan terapi perilaku kognitif, pemberian obat antipsikotik
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
