Saat Kembali
“Aku menyesal menjadi istrimu, Mas!” Kata Nina pedas saat pergi meninggalkan rumah. Dia merasa suaminya orang yang tak perhatian dan tak mengerti keinginannya. Suaminya yang pendiam itu hanya bisa tertunduk lesu. Nina makin gemas karena suaminya tak menahan kepergiannya. Nina dan suaminya memang dijodohkan. Saat itu Nina menuruti keinginan orang tuanya karena merasa pria itu pilihan terbaik. Namun seiring berjalan waktu, dia merasa makin tak cocok dengan suaminya.
Nina merasa dia berhak bahagia. Apalagi ketika curhat masalah rumah tangganya, Alin, sahabatnya mendukung keinginannya. Setelah beberapa waktu berlalu, Nina malah merasa suaminya adalah lelaki yang paling tulus dan mengerti dirinya. Dia sudah beberapa kali menjalin hubungan dengan pria lain, ternyata tak seindah harapan. Nina pun memutuskan untuk memperbaiki hubungan dengan suaminya.
Dengan berbunga, Nina mengetuk pintu rumah. Dia yakin suaminya mau rujuk lagi dengannya karena suaminya pernah berkata kalau mau menunggunya kembali. Nina tersenyum indah ketika pintu dibuka dan berjuta maaf akan dia utarakan. Namun Nina langsung terpana, karena yang membuka rumah adalah Alin. Sambil memandang Nina, Alin berkata, “Maaf, kamu sudah tak diterima lagi di rumah ini. Aku sudah menikah siri dengan suamimu kemarin!”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
