Warna
TATIKA
Setelah istirahat sholat Duhur, Adam dan teman-temannya berkumpul di depan kelas sambil main gitar dan menunggu bel masuk berbunyi. Terlihat mendung mulai menyelimuti langit membuat anak-anak berdoa agar hujan tak turun saat mereka pulang sekolah nanti. Ketika melihat Ida keluar kelas hendak ke kantin, Adam menjejeri langkahnya lalu berkata, “Tidak heran warna langit abu-abu karena semua warnanya ada di matamu.”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
