Yang Telat atau Alpa, Ngaji Dulu Yaaa....
Mulai minggu ini ada satu kebiasaan yang mulai kami berlakukan lagi. Bagi siswa yang terlambat masuk sekolah, kami tidak akan menghukum mereka nyapu atau ngepel. Sebagai penggantinya, kami minta mereka membaca surat-surat pendek atau asmaul husna dan dibacakan di depan pengeras suara jadi semuanya tahu siapa yang terlambat. Bukan bermaksud mempermalukan hanya memberikan efek jera agar tak mengulanginya lagi. Sedangkan bagi yang tanpa keterangan alias alpa, seminggu sekali kami kumpulkan mereka untuk membaca surat Yasin bareng dibimbing guru agama Islam. Bagi yang non muslim, kami sudah siap Suster untuk mendampingi. Tentu saja hal ini sudah kami sosialisasikan jadi anak bisa menerima hal ini.
Menghadapi berbagai alasan anak yang terlambat atau alpa, saya puyeng juga. Apalagi anak kami banyak yang dari luar daerah dan jalannya sudah rusak. Kami sebenarnya sudah memberikan toleransi 15 menit dari waktu seharusnya tapi namanya anak, ada aja alasannya. Akhirnya kami mencoba kebijakan ini. Sebenarnya hal ini bukan barang baru karena sebelum covid kami sudah memberlakukannya. Jadi kalau ada anak terlambat atau alpa kami suruh mereka ngaji atau bawa pohon atau tanaman dari rumah. Namun setelah covid baru kali ini kami terapkan lagi.
Ini salah satu usaha lewat jalur langit buat saya. Kita tak bisa marah-marah pada anak karena terlambat atau alpa. Kadang alasan mereka pun membuat hati saya sedih. Ada yang memang benar-benar karena ga ada uang buat beli bensin, atau motornya rusak, atau tak punya kuota untuk memberi kabar dan lain-lain. Namun ada juga yang memang karena malas atau terbawa temannya hingga tak masuk sekolah. Yang bisa merubah hati dan sikap mereka hanya Allah SWT maka saya ajak mereka mendoakan diri sendiri agar selama belajar selalu diberi kemudahan, diridhoi orang tua dan guru sehingga ilmu yang didapat berkah manfaat dunia akhirat.
Eh, tapi memang saya lihat mulai ada perubahan. Ada anak yang biasanya terlambat sekarang rajin. Semoga benar karena anak sudah sadar, bukan karena mereka ga bisa ngaji hehe….
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
