Menangis
TATIKA
Bambang tampak cemberut di kantor, ditanya apapun hanya menjawab pendek sampai Anto kesal karena dia sering melamun dan melakukan beberapa kesalahan kerja. Saat makan siang, Anto melihat Sisi, pacar Bambang, matanya sembab dan sesekali menghapus air matanya sementara Bambang langsung balik badan begitu melihat Sisi di kantin. Anto mencoba menasihati sahabatnya itu agar menyelesaikan masalah dengan Sisi secara baik-baik lalu berkata. “Jangan suka bikin nangis pasangan soalnya nanti kalau ada orang lain yang menghapus air matanya, kamu yang nangis.”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
