NIP Saya Tak Unik Lagi
Jumat siang, saya panik karena presensi pulang saya tak masuk ke aplikasi Sinaga padahal keterangannya sukses. Saya kira hape atau sinyal saya yang error. Sambil menuju kos-an untuk mempersiapkan yang akan dibawa mudik, saya restart ulang hape saya. Namun ternyata presensi saya tak terekap juga. Saya pun ke sekolah menemui operator yang mengurus presensi. Beliau pun kebingungan. Saat itu, teman saya menelepon. Ternyata dia mengalami hal yang sama. Simpeg dan e-file pun tak bisa diakses. Kami mengira kasus ini terjadi karena ada pembetulan NIP kami. Akhirnya setelah menyimpan bukti-bukti presensi saya pun pulang.
Malamnya setelah tanya sana sini, operator meminta saya memakai NIP baru. Alhamdulillah, bisa masuk ke semuanya. Akhirnya NIP saya sudah benar 18 digit, tak 17 lagi. Namun selamanya akan saya simpan NIP unik ini hihi.....
Namun ternyata muncul tantangan baru. Di Sinaga, lokasi finger saya tak terdeteksi. Sampai saat ini pun belum tertera sekolah saya. Hadeuh, nuju cuber kieu aya-aya wae pikiraneun teh hehe....
Semoga besok Rabu Sinaga saya sudah normal lagi. Namun menghadapi ini saya seneng juga sih. Kalau ada masalah baru berarti saya belajar hal yang baru. Dan semoga Bapak Ibu berserta keluarga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Aamiin YRA...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
