Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Juadah Baralek Gadang

Tantangan Hari ke-26

#TantanganGurusiana

Tradisi Baralek di Minangkabau sudah mengakar sejak zaman penjajahan hingga saat ini. Baralek adalah sebuah tradisi, adat kebiasaan dalam acara penikahan. Setelah menikah biasanya dilaksanakanlah pesta atau Baralek. Jika yang menikah keluarganya orang berada atau orang kaya maka tidak jarang mereka akan melangsungkan pesta pernikahan yang mewah disebut dengan Baralek Gadang. Begitu juga sebaliknya apabila keluarga berkemampuan kurang secara ekonomi banyak memilih tidak baralek. Memang salah satu wadah bagi pasangan yang baru menikah agar diketahui banyak orang salah satunya melalui acara Baralek. Biasanya dalam agama islam dikenal dengan acara walimah.

Walimah tujuannya selain memperkenalkan pasangan ke masyarakat luas juga agar tidak timbul fitnah di lain waktu. Biasanya orang Minang jika akan baralek mereka akan mempersiapkan segala sesuatunya secara matang. Sebab ia yakin jika ia mengundang orang dalam acara baralek tersebut maka tuan rumah atau pengundang wajib menyediakan makanan seperti nasi, sambal, minuman, dan buah serta cemilan buat tamu. Berapa jumlah tamu yang diundang seharusnya tuan rumah selaku pihak penerima tamu sudah menyediakan berbagai hidangan agar tamunya senangn dan puas.

Namun di zaman now ini banyak sekali di acara baralek, makanan tamu terabaikan sebab makanan tidak cukup. Sehingga pemandangan antrian mengambil nasi sudh biasa dilihat. Parahnya pas sampai giliran kita semuanya habis. Apakah anda pernah mengalami hal seperti itu? Kalau pernah berarti kita senasib. Tidak perlu kita dongkol atau kesal. Pahami saja jika tamunya memang banyak wajar makanan cepat habis. Mungkin di luar perkiraan tuan rumah sehingga mereka tidak siap dengan persediaan. Pesan untuk tuan rumah yang punya hajatan jika mau mengadakan acara baralek jangan biarkan tamu pulang tanpa mencicipi makanan yang sudah anda sediakan. Sebab memberi makanan tamu juga ibadah dan sedekah. Jadi jangan pelit atau terlalu hitung-hitungan kalau akan melaksanakan acara baralek. Tamu akan kecewa pada tuan rumah, mungkin saja suatu saat diundang lagi tidak akan mau datang lagi, juga dicuekin atau tidak dihargai oleh tuan rumah hal itu sungguh menyakitkan bagi tamu. Semoga pembaca tidak mengalami hal yang sama.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post