(Sesi 2) Dibalik Cerita Sagu Sabu KPPL Kemenag Kab. Lima Puluh Kota
Tantangan Hari ke-21
#TantanganGurusiana
Sebelum melaksanakan pelatihan menulis buku sagu sabu di Kementerian Agama Kab. Lima Puluh Kota maka pengurus KPPL Kab. Lima Puluh Kota yang sudah dikukuhkan tersebut mulai bergerak. Langkah pertama ketua KPPL membuat kesepakatan bersama semua pengurus untuk membetuk panitia kegiatan. Kantor kementerian Agama Kab. Lima Puluh Kota dipilih sebagai tempat dilakukannya rapat pertama. Semangat membara masing-masing pengurus jelas tampak terbukti hampir semua pengurus hadir dalam rapat pembentukkan panitia tersebut. Akhirnya panitia kegiatan pun selesai dibentuk. Ternyata kembali penulis diamanahi oleh teman-teman sebagai ketua pelaksana. Mulailah ketua menyusun rencana dan langkah-langkah kerja yang akan dilakukan. Berkoordinasi tetap penulis lakukan dengan pengurus KPPL provinsi. Maklum ketua masih baru. Namun pengurus KPPL provinsi sungguh baik hatinya tanpa keberatan siap membantu setiap keluhan dan hambatan yang penulis temui di lapangan.
Ketua bersama sekretaris selanjutnya menulis dan mengajukan proposal kegiatan pelatihan menulis buku Sagu Sabu ke Mediaguru Indonesia tentunya melalui KPPL Provinsi terlebih dahulu. Alhamdulillah berkat kerjasama panitia yang lumayan ekstra maka proposal tersebut disetujui oleh mediaguru. Akhirnya Keluarlah tamplet pelatihan menulis buku KPPL Kab. Lima Puluh kota. Alangkah senang hati pengurus melihat jadwal kegiatan yang akan di laksanakan. Awalnya panitia minta jadwal akhir Januari 2020 ternyata jadwal tersebut sudah ada yang mengisi dari kabupaten lain. Bagi panitia hal tersebut ada hikmahnya berarti ada waktu untuk panitia bekerja lebih kuat lagi agar mampu mengajak peserta lebih bayak, sekurang-kurangnya sesuai kuota yang di targetkan 150 orang.
Langkah selanjutnya Kepala kemenag dan Kasi Penmad merupakan orang pertama yang membantu panitia untuk menghimbau semua elemen mulai dari pendidik, tenaga pendidik, praktisi pendidik dan siswa madrasah dari tingkat RA, MI, MTs dan MA serta sekolah-sekolah yang ada di Kab. Lima Puluh Kota agar mendaftar sebagai peserta. Kerja keras semua panitia tambah gencar dengan promosi di masing-masing tempat tugasnya. Satu persatu peserta berdatangan mendaftarkan diri. Dalam waktu tidak sampai satu bulan panitia bekerjasama saling bahu membahu dan tolong menolong demi mengwujudkan kegiatan sagu sabu terlaksana di lingkungan Kemenag Kab. Lima puluh Kota. Masing-masing kepala madrasah dan pengawas madrasah juga secara masif mengajak dan mendorong anggotanya untuk ikut sebagai peserta. Rasanya panitia sangat terbantu, terimakasih buat Bapak Ibu kepala-kepala madrasah dan pengawas madrasah berkat bantuannya juga Sagu Sabu terwujud.
Pengalaman yang luar biasa panitia alami mulai perencanaan, persiapan sampai pelaksanaan. Berbagai lika liku proses yang ditempuh membuat para panitia ditempa agar lebih kokoh berdiri. Niat ikhlas beramal dari awal selalu diterapkan. Tidak satu pun panitia merasa lelah dan berat hati mengerjakan job desription mereka masing-masing. Mereka paham bahwa kerja panitia untuk kebaikkan umat dan kepentingan bersama. Atas dasar niat tulus ingin berbagi ilmu dan pengalaman. Ditambah mereka semua sudah tahu kerjanya masing-masing karena ketua juga sudah menuliskan dan membagi Job Description kepada semua panitia pelaksana.
Bersambung.....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan