Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Berawal Dari Tuntutan Kebutuhan

Tantangan Hari ke-55

#TantanganGurusiana

Sebenarnya menulis karya sastra seperti menulis puisi, cerpen atau karya lainnya bagiku sudah penulis coba sejak duduk di bangku kuliah. Meskipun ketika di SMA keinginan untuk menuangkan isi hati dan pikiran melaui tulisan sering penulis tumpahkan lewat beberapa buku catatan harian, namun belum ada niat yang jelas buat apa tulisan itu ditulis. Sering penulis menggores sesuatu yang terasa tanpa tujuan yang jelas tak penting mau dibaca orang atau tidak, namun tetap berkarya. Langkah awal penulis lakukan belajar membaca karya orang lain.

Sekian banyak karya-karya orang lain penulis baca. Maka berangsur-angsur percaya diri penulis bertambah agar berani menulis di media massa atau koran. Kebetulan ada teman kuliah yang senasib dengan penulis secara finansial. Kami sama pengurus satu organisasi di kampus tepatnya pengurus koran kampus. Waktu itu ekonomi penulis jauh di bawah rata-rata. Syukur alhamdulilah masih bisa kuliah.

Jika diingat masa itu barangkali dari sekian banyak teman penulis sesama pengurus media kampus tersebut, penulis adalah salah satu mahasiswa yang tidak pernah menerima kiriman uang dari orang tua. Memang orang tua penulis hidupnya pas-pasan. Cukup untuk makan sehari saja sudah alhamdulillah. Ayah seorang penjual ayam kampung keliling itu pun memakai sepeda tua sudah karatan. Bagaimana mau dapat ayam yang banyak modal tak punya dan untuk membawanya sepeda tak bertenaga. Tapi ayah punya semangat juang yang luar biasa. Barangkali karena mengayuh sepeda setiap hari membuat beliau selalu sehat jarang sekali sakit. Sekarang sudang almarhum.

Ibu penulis hanya ibu rumah tangga biasa yang hanya bergantung sama ayah. Tak pandai mencari pekerjaan sampingan. Tapi penulis salut sama ibu selalu setia pada ayah dan tak pernah mengeluh dengan situasi dan kondisi yang ia alami bersama ayah. Wanita kuat dan pemberani. Beliau tegas dalam mendidik kami jadi satu pun anak beliau tak ada yang manja, termasuk penulis meskipun penulis perempuan tapi dari kecil sudah diajarkan mandiri dan pekerja keras. Sifat ibu yang pemberani mungkin sedikit banyaknya mengalir pada penulis.

Kebutuhan kuliah bertambah dari hari ke hari. Sementara penulis harus makan, beli buku dan beli bermacam kebutuhan wanita. Jarang penulis memegang uang kalau tidak di awal bulan karena alhamdulillah ada dibantu oleh kakak nomor dua penulis yang sudah bekerja. Sebenarnya tidak cukup bagi penulis memenuhi semua kebutuhan selama satu bulan ke depan. Jadi penulis harus memutar otak apa yang haru penulis lakukan demi memenuhi kebutuhan hidup di ibu kota provinsi. Semua serba mahal dan apa pun harus dibeli.

Berbincang-bincang dengan teman-teman di kampus. Ada seorang teman penulis barusan tulisannya di muat di koran lokal. Ia cerita ternyata karyanya tersebut dikasih imbalan oleh media tersebut berupa uang. Waktu itu 5 buah puisinya di muat di koran tersebut ternyata awal bulan depannya ia dipanggil untuk menerima honor. Ia bahagia sekali sebab puisinya di hargai sebanyak uang semesternya selama 6 bulan. Wah mendengar ceritanya itu penulis jadi termotivasi ingin mencoba juga. Mana tahu puisi atau cerpen penulis juga bisa lolos. Alahamdulillah bersyukur kepada Allah SWT usaha dan doa penulis juga diijabah. Hampir setiap penulis mengirim tulisan ke beberapa media lokal selalu di muat. Akhirnya dari uang lelah tulisan itulah penulis bisa membiayai kuliah penulis sendiri hingga tamat tanpa meminta ke orang tua. Sejak saat itu penulis biasakan menulis karena selain tuntutan kebutuhan juga menunjang ke jurusan kuliah yang penulis ampu. (bersambung....)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post