Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kenangan masih berbekas

Tantangan Hari ke-72

#tantanganGurusiana

Hari itu Sabtu 30 November 2019. Pagi belum beranjak tatkala penulis menyusuri ibu kota Jakarta untuk sebuah tugas mulia bertemu guru-guru penulis hebat Mediaguru se-Indonesia. Bahkan ketika penulis bersama rombongan KPPL (Komunitas Penulis Pengiat Literasi) Kementerian Agama Sumatera Barat menuju Balaikota , waktu masih terlalu pagi. Jam menunjukkan pukul 07.00 WIB pagi, orang-orang menampakkan kesibukkan; ada yang mulai bersiap-siap ke kantor untuk memulai aktivitas, ada pula yang sibuk pergi ke pasar hingga jalan diliputi deru kendaraan dan lalu lalang orang.

Niat penulis sudah bulat dari awal untuk mencari sebongkah ilmu dan mengwujudkan mimpi yang tiada batas bersama orang-orang pilihan pengiat literasi Mediaguru. Jauh-jauh penulis datang dari Minangkabau tepatnya daerah kecil di Kabupaten Lima Puluh kota Nagari Kubang tercinta dengan semangat mengebu-gebu, membuang segala halangan dan rintangan demi dapat hadir memenuhi undangan Mediaguru. Sejak undangan Mediaguru penulis terima, bayangan kota metropolitan sudah bermain-main di mata. Wajah-wajah sembringah para editor dan pengiat literasi di grub Watshapp menambah rasa ingin cepat berjumpa. Apalagi CEO Mediaguru Bapak Muhammad Ihsan serta Mas Febry rindu mendengar motivasi mereka. Maklum penulis alumni MWC XVIII KPPL Kemenag Sumbar Maret 2019 lalu.

Akhirnya pagi itu mobil rombongan penulis mendarat di depan gedung Balaikota Jakarta. Serasa mimpi, gedung-gedung pencakar langit berada disetiap sudut kota, berjejer rapi. Pemandangan yang jarang penulis temukan di daerah penulis sendiri. Sebanyak 42 peserta turun dari mobil sambil memegang frame cover buku mereka. Secara bergantian melewati beberapa pos pemeriksaan, walaupun sedikit tegang namun rona kebahagiaan dan perasaan bangga tidak mampu disembunyikan semua peserta, termasuk penulis sendiri.

Subhanallah, penulis tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur kepada Allah atas rahmatnya dan bantuan Mediaguru, sekarang penulis berada di ruangan Balaikota Jakarta, biasanya penulis hanya menonton melalui televisi. Baru kali ini penulis menginjakkan kaki di gedung yang super besar itu. Hampir separuh ruangan ternyata sudah berpenghuni. Kami dengan sigap mencari tempat strategis agar dapat melihat kesegala arah. Alhamduliah terkabul. Tak berapa lama berselang Kepala kanwil Kementerian Agama Sumbar Bapak Hendri terdengar sudah berada di teras gedung. Semua rombongan Kemenag Sumbar menyambut dengan sukacita sambil foto bersama bahkan tidak lupa berselfi ria.

Pimpinan Mediaguru Bapak Ihsan tampil ke depan tanda acara akan dimulai. Banyak diantara penulis masih asyik menikmati semua suguhan yang disediakan panitia. Berbagai jenis motif batik pun ada termasuk batik khas Madura. Beranekaragam cemilan daerah pun tersedia. Baju kaos bertuliskan Mediaguru pun jadi incaran peserta TNGP. Entah mengapa pandangan mata penulis tak pernah lepas dari pajangan berbagai judul buku yang siap siaga menunggu untuk dibaca. Menariknya lagi buku tersebut ada yang gratis boleh barteran juga dengan penulisnya. Sungguh luar biasa kegiatan TNGP 2019 ini memang memesona.

Suara MC ibu Lilis bergema ke seluruh penjuru ruangan, sesaat kemudian suara riuh berubah hening seketika. Para tamu pejabat sudah berjejer rapi di kursi paling depan. Penulis duduk di saf kursi nomor 3 dari muka. Pandangan mata terasa bebas dari segala hambatan dan rintangan. Jelas sekali semua tampilan dapat diamati dengan sempurna. Tari saman suguhan dari siswa sekolah dasar kenamaan di Jakarta mampu menghipnotis semua peserta sebagai pembuka acara. Dilanjutkan dengan sambutan CEO Mediaguru.

Penulis angkat topi dengan apa yang sudah dilakukan oleh pencetak buku terbanyak di Indonesia ini. Banyak guru dan tenaga pendidik yang awalnya malas menulis namun berkat tangan dingin Mediaguru berhasil melahirkan berbagai jenis karya. Jumlahnya pun tidak sedikit mencapai angka puluhan ribu. Jadi memang pantas rasanya TNGP 2020 nanti penulis ikuti. Semoga juga bernasib sama dengan para penggiat literasi Sumbar dan Jakarta seperti ibu Yasmi dan ibu Lilis. Mereka juga salah satu mimpi penulis. Mendapat hadiah umroh dari Mediaguru. Bertabur penghargaan diterima oleh penggiat literasi nusantara, sungguh pemandangan yang mengoda. Ingin sekali penulis seperti mereka.

Mediaguru memang tiada henti-hentinya memberikan inovasi dan apresiasi, kali ini di acara TNGP beberapa pejabat daerah pun seperti Bupati Tanah Datar, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar dan Bupati Sumatera Utara serta kepala daerah lainnya di Indonesia diganjar penghargaan karena sudah mengiatkan literasi di daerahnya masing-masing. Berbagi pengalaman bagaimana menjadi sekolah atau madrasah pelopor pengiat literasi juga disampaikan waktu itu. Penulispun ikut dapat buku gratis dari guru pioner pengiat literasi karena ikut sumbangsih dalam acara talk show tersebut.

Berbagai kiat sukses agar mampu mengajak siswa untuk sasi sabu (satu siswa satu buku). Terimakasih Mediaguru, tanpamu penulis tak kan ada di Balaikota Jakarta, tidak kan ikut memerahkan MRT dan kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Juga apresiasi luar biasa buat KPPL Kemenag Sumbar berkatnya penulis hadir bersama di TNGP mengwujudkan mimpi bersama.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post