Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Peningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Deskripsi Siswa Kelas X 1 MAN Padang Japang Ka

Tantangan Hari k-48

#TantanganGurusiana

Dunia pendidikan pemegang peranan penting dalam memajukan pengetahuan dan wawasan anak bangsa Indonesia. Peningkatan mutu pendidikan proses pembelajaran merupakan aktivitas yang paling penting untuk diperhatikan. Melalui pembelajaran tujuan pendidikan akan dicapai dalam bentuk perubahan prilaku peserta didik. Hal itu sesuai dengan undang-undang sistim pendidikan Nasional nomor 20 pasal 3 tahun 2003, yaitu “pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensial peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Salah satu mata pelajaran wajib di sekolah adalah Bahasa Indonesia. Bahasa merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Belajar bahasa berarti belajar untuk meggenali dirinya dan budaya orang lain, serta mampu mengungkapkan perasaan dalam bermasyarakat. Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP 2006) menjelaskan pada pembelajaran bahasa Indonesia. Diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan. Serta, menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesusastraan Indonesia. Pembelajaran bahasa Indonesia pada KTSP mencakup kemampuan berbahasa dan bersastra yang meliputi empat aspek antara lain, berbicara, membaca, menulis dan mendengar.

Semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin dituntut pengetahuan tentang menulis. Salah satu keterampilan menulis yang diajarkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) kelas X 1 semester 1 adalah menulis paragraf deskripsi. Hal ini terdapat dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dituangkan dalam Standar Kompetensi Menulis 4. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif). Kompetensi Dasar 4.2 Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskripsi. Adapun indikator pada silabusnya yaitu Mendaftar topik- topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf deskripsi berdasarkan hasil pengamatan, menyusun kerangka paragraf deskripsi, mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf deskripsi, menyunting paragraf deskripsi yang ditulis teman.

Kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa kelas X 1 masih rendah. Hal ini terbukti dari jumlah 21 siswa, hanya ada 14 siswa yang memiliki kemampuan menulis paragraf deskripsi dengan benar, sedangkan sisanya (7 siswa) kurang tepat. Ini menandakan bahwa kemampuan menulis deskripsi siswa pada kelas X 1 masih rendah.

Rendahnya kemampuan siswa menulis paragraf deskripsi ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu materi yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, pemahaman siswa terhadap keterampilan menulis masih kurang, siswa kurang bisa membedakan antara paragraf deskripsi dengan paragraf lain seperti paragraf narasi, kurangnya minat siswa untuk mempelajari materi tersebut, pemilihan metode dan teknik yang kurang menarik, dan kemampuan siswa yang sangat rendah.

Tebatasnya kemampuan siswa dalam menyesuaikan antara judul dengan isi paragraf, penggunaan kosa kata yang belum maksimal, penggunaan ejaan dan tanda baca yang masih salah, tebatasnya kemampuan siswa dalam mengembangkan ide pokok menjadi bentuk paragraf, terbatasnya kemampuan siswa dalam berimajinasi dan memberi kesan hidup pada objek tulisan. Selain itu, siswa juga belum bisa memaksimalkan penginderaan dalam menulis paragraf deskripsi. Keadaan ini mengakibatkan tidak efektifnya pembelajaran menulis di kelas.

Dari beberapa faktor penyebab rendahnya kemampuan menulis paragraf deskripsi tersebut, hanya faktor metode dan teknik yang dapat diupayakan guru sehingga metode dan teknik pembelajaran materi menulis paragraf deskripsi lebih inovatif dan lebih variatif. Metode dan teknik tersebut adalah metode dan teknik yang mampu meningkatkan minat siswa sehingga diharapkan kemampuan menulis paragraf deskripsi juga meningkat.

Untuk itulah penulis mencoba menawarkan teknik pembelajaran untuk materi menulis paragraf deskripsi, yaitu Teknik menulis paragraf deskripsi dari mengamati media buah-buahan. Media buah-buahan yang dimaksud adalah objek buah yang menunjukkan bentuk, warna, rasa dan aroma serta wadah buah-buahan ditempatkan. Sehingga harapan penulis siswa memiliki kemampuan menulis paragraf deskripsi yang lebih baik.

Sasaran dari kegiatan pembelajaran ini adalah siswa kelas X 1 tahun 2013/2014 di MAN Padang Japang. Hal ini dilakukan karena siswa kelas X 1 dituntut untuk bisa menguasai materi bahasa Indonesia sesuai tuntutan kurikulum, khususnya materi menulis paragraf deskripsi yang lebih dibandingkan dengan siswa dari lokal lain, seperti lokal X 2 dan X3

Pemilihan beberapa buah-buahan sebagai objek pengamatan berupa media merupakan pengantar pesan yang diwujudkan secara visual ke dalam bentuk nyata dan dapat disentuh atau rasakan. Di sisi lain media buah-buahan dapat membantu dan mendorong siswa dalam membangkitkan minat belajar sehingga dapat menambah prestasi siswa.

Dalam kegiatan belajar mengajar, pelajaran menulis paragraf memang bukan hal yang mudah tetapi harus mengetahui cara menulis yang baik. Dalam pembelajaran menulis, media sangat dibutuhkan karena siswa akan lebih semangat dalam belajar sehingga tidak monoton. Kurangnya keterampilan siswa dalam menulis paragraf merupakan hal yang wajar tetapi disisi lain perlu adanya pembelajaran menggunakan media lansung mengamati objek, dalam kegiatan belajar mengajar memang jarang dilakukan, tetapi dengan adanya media langsung menampilkan objek buah-buahan siswa akan lebih optimal dalam mengerjakan tugas menulis terutama menulis paragraf deskripsi dan hasil yang dicapai oleh siswa berbeda dengan hanya siswa menerima teori yang diterangkan oleh guru.

Berdasarkan pengalaman penulis keterampilan siswa masih kurang memuaskan dalam menulis paragraf deskripsi, karena siswa mengganggap pembelajaran keterampilan menulis itu sulit. Permasalahan yang berkaitan dengan menulis paragraf deskripsi , yaitu siswa kurang bisa melukiskan objek yang mereka amati secara rinci sehingga pembaca belum bisa larut atau membayangkan sendiri objek yang diamati penulis. Siswa masih kurang mampu meruntutkan kalimat secara sistematis, dan kurang menguasai EYD ( tanda baca dan huruf kapital) serta kata baku yang digunakan masih terjadi kesalahan dalam penulisan. Dari uraian tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan metode inkuiri di MAN Padang Japang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post