Siapakah Guru Pembuka pintu Siswa ?
Tantangan Hari ke-76
#TantanganGurusiana
Ada langkah-langkah mengajar gaya atau MGM menurut Aris Ahmad Jaya yang penting kita pelajari. Harapannya mudah-mudahan mampu merubah cara berpikir serta pola laku kita dalam mengajar anak murid. Sudah dipraktikkan oleh ribuan guru di seluruh Indonesia. Ketika setiap guru mempraktikkannya maka ada sebuah nuansa yang berbeda yang akan dirasakan oleh anak didik atau pun murid-murid kita. Pertama adalah jadilah guru yang menarik dan menyenangkan. Kita memiliki daya tarik yang menjadikan siswa kita merindukan kita dan untuk menyenangkan, tentu kita harus mempelajari pola mengajar sederhana. Ketika dicoba buktikan kita akan mendapatkan sebuah rasa baru yang akan diterima oleh mereka. Kita akan membahas tentang bagaimana menarik. Kemudian bagaimana menyenangkan apa yang terlihat menyenangkan dimulai dari apa yang terasa. Ketika pandangan pertama murid suka dengan kita maka murid sudah nyaman dengan kita. Artinya kita sudah mulai masuk ke daya tarik guru. Lakukanlah langkah sederhana ini, pertama persiapkan diri kita dengan latihan sebanyak mungkin. Bagaimana menjadi pribadi yang menarik contohnya dari sisi penampilan anda adalah seseorang yang memang mempersiapkan penampilan terbaik karena anda adalah sosok yang menarik. Guru juga sosok yang menarik sehingga murid kita menilai guru bukan sekedar ketika kita di dalam ruangan tapi juga ketika ada di luar kelas. Untuk menarik, guru harus mampu menunjukkan bahwa dirinya benar-benar layak untuk diizinkan oleh murid untuk mengajar. Guru diizinkan adalah ketika murid kita mengizinkan dirinya memperhatikan bukan sekedar melihat. Jadi kita harus mampu menjadi pribadi yang layak untuk anak didik kita. Di dalam pikiran siswa ada dua pintu, yang pertama adalah perintah mengizinkan yang kedua adalah pintu tidak mengizinkan. Jika pikiran mereka mengizinkan guru artinya mereka senang dengannya mereka nyaman belajar dengan guru tersebut. Dan tidak mengizinkan adalah mereka tidak suka dengan pembelajaran guru itu, tidak menyukainya intinya adalah menolak dia. Contohnya coba memberikan sebuah pembalajaran sederhana. Syarat pertama yang harus kita pahami adalah mereka harus menerima kita. Syaratnya adalah mereka mengizinkan anda maka anda harus menjadi pribadi yang benar-benar menyenangkan mampu untuk memahami bahwa anda menarik. Bagi mereka adalah ketika anda mengajar anak TK anda harus mampu berperilaku sebagaimana anak TK. Berperilaku bagaimana kondisi anak SD kekinian karena SD kekinian beda dengan SD masa anda masa kita dulu. Begitu juga ditingkat SMP atau SMA. Jangan paksa mereka untuk mengerti kita. Tak kan mampu kita mengubah mereka menjadi seperti gurunya. Namun mereka ingin dihargai, ingin dilayani menjadi melayani plus mengerti mereka. Maka seorang yang diterima oleh siswanya harus diizinkan. maka kunci yang pertama ini harus kita kuasai ita harus menjadi pribadi yang menyenangkan murid. Lebih menyukai apa yang menyenangkan dari atau sesuatu yang menarik, lebih diterima oleh mereka. Jadi sekali lagi pikiran mereka terbuka untuk anda jika kita mengajar menyenangkan akhirnya pintu terbuka untuk kita dan anak murid kita menerima apapun yang kita berikan.
Kubang, 30/3/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan