Pembeli Zaman Now
Tantangan Hari ke-90
#TantanganGurusiana
Zaman milenial ini semua teknologi sudah super cangih, apa saja kegiatan sudah bisa menggunakan aplikasi internet. Sebut saja bidang pendidikan, perdagangan, pariwisata, ekonomi dan lain sebagainya. Dunia usaha khususnya niaga atau jual beli sangat akrab dengan kita setiap waktu. Bahkan setiap hari kita pasti melakukan negosiasi barang atau proses tawar menawar antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan. Tujuannya untuk membeli kebutuhan pokok kita sehari-hari. Kegiatan ini dilakukan ada dengan cara online dan juga langsung. Biasanya kalau langsung kita memperoleh barangnya kita bisa berbelanja seperti di mall, pasar tradisional dan warung dekat rumah kita masing-masing.
Saat ini penulis tidak akan membahas jenis-jenis jual beli atau pun cara melakukan negosiasi. Namun yang menarik bagi penulis adalah sifat atau karakter pembeli zaman now ini. Jika belanja online barangkali sifat pembeli tidak terlalu kentara karena semuanya melalui sistim aplikasi internet. Tapi kalau karakter pembeli di warung dekat rumah, tentu bisa kita mengetahui dengan cepat. Sebab kita bertatap muka dan negosiasinya langsung.
Ada beberapa karakter atau tipe pembeli menurut pengamatan penulis. Pertama sama dengan karakter kupu-kupu dan bunga. Maksudnya si pembeli dan penjual akan saling mengisi dan melengkapi. Ketika kupu-kupu hinggap pada setangkai bunga pada pohon, ketika mengambil madu dari bunga tersebut. Kupu-kupu membantu proses penyatuan benangsari dan putik pada bunga. Sehingga terjadi proses penyerbukan tahapan yang harus dilalui untuk pembentukan biji dan buah menurut Dr. HM. Zainuddin, MA.
Begitu juga halnya antara pembeli dan penjual, ketika pembeli membeli barang yang ia butuhkan pada sebuah warung dekat rumahnya secara tidak langsung ia telah membantu perekonomian penjual tersebut agar bisa bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya walaupun dia harus mengeluarkan uang lebih di banding ia berbelanja di pasar modern atau grosiran.
Tipe seperti di atas baik untuk dikembangkan karena saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Namun lain halnya dengan tipe benalu. Benalu akan bertahan hidup kalau ada tanaman induk yang ia tempati. Selama ia menetap pada inangnya tersebut maka tanaman induk tersebut akan terganggu pertumbuhannya. Jika diibaratkan pada pembeli dan penjual maka tipe benalu adalah karakter pembeli. Penjual sebagai tanaman induk akan siap memberikan pertolongan pada pembeli.
Misalnya penjual akan memberi hutang kepada pembeli jika pembeli belum punya uang. Namun kesempatan ini disalah gunakan oleh pembeli. Sebab jika ia punya uang bukannya membayar hutangnya tapi ia tidak mau berbelanja lagi kepada penjual tersebut. Ia akan mencari inang atau penjual warung yang lain. Bahkan kasarnya ia tidak tahu diri, sudah diberi kelapangan namun enggan untuk memberi untung orang yang sudah menolongnya. Karakter seperti ini tidak baik untuk ditiru atau dipertahankan karena akan merusak hati orang yang sudah meringankan beban hidupnya.
Tipe seperti benalu ini sudah mewabah di dalam masyarakat kita. Kadang-kadang mereka tidak sadar dan cueks saja. Mungkin sudah banyak yang kehilangan rasa malu akibat pengaruh berbagai perkembangan teknologi. Misalnya tidak malu lagi goyang-goyang sendiri berpakaian ketat seperti orang gila, parahnya diunggah pula di dunia maya dan ditonton jutaan pasang mata di seluruh penjuru dunia. Bangga karena banyak mendapatkan like video tik tok nya. Tentu hal seperti itu sebagai generasi muda sudah seharusnya untuk dijauhi.
Anda pembeli tipe yang mana ? semoga kita menjadi tipe pembali pertama yang saling membutuhkan dan menguntungkan satu sama lain antara pembeli dan penjual. Jauhi sifat iri dengki dan sombong agar tidak melekat tipe kedua pada diri kita masing-masing. Semoga.
Rumah Ambacang, 13/4/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan