Biarkan Luka Itu Pergi Bersama Angin
Tantangan Hari ke-134
#TantanganGurusiana 365
Pagi membuka mata aku merasakan sesuatu
Warna cerah langit berubah
Suara kicau burung entah dimana
Kokok ayam pun enggan membuka indahnya pagi
Mungkinkah sirna segala asa menyambut pagi ini
Aku sempat berpikir sejenak
Meski kondisi lemah membuka mata
Sekuat tenaga kulepaskan beban yang menghimpit
Beratnya tak mampu ku angkat sendiri
Mungkin raga ini sudah mulai lelah, desahku
“engkau mesti bangkit anakku” suaranya membelaiku lembut
Tak boleh hanyut bersama luka
Waktu masih pagi belum terlambat
Mari berbenah, biarkan luka itu pergi bersama angin
Lenyap sendiri dalam sunyi
Tumbuhkan semangat walau pandemi membara di dada
Yakinkan diri luka akan hilang tanpa komando
Sang Khaliq pemberi cahaya telah mengatur semuanya
Kubang, 27/05/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan