Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Perempuan itu dipanggil Nek Linar

Tantangan Hari ke-114

#TantaganGurusiana

Panas siang ini membakar kulitnya yang sudah keriput. Ia berjalan menyusuri jalan setapak sambil membawa cangkul di bahunya. Perempuan tua itu biasa dipanggil Nek Linar. Meski usianya sudah memasuki angka 70 tahun namun semangat kerja kerasnya masih terlihat jelas. Ia hidup sebatang kara. Dua anak lelakinya merantau entah kemana, sudah puluhan tahun tidak pernah pulang kampung walau sebentar saja. Ia tidak pernah mengeluh walau hidup seadanya tanpa harta. Sudah bisa makan sehari-hari baginya sudah lebih dari cukup. Untuk ukuran seumur ia seharusnya tidak perlu bekerja di ladang lagi.

Biasanya pukul 04.00 WIB dini hari ia sudah bangun. Tanpa rasa takut ia berjalan menuju masjid berjarak kurang lebih satu kilo meter dari rumahnya. Guna menunaikan shalat subuh berjamaah. Kegiatan ini sudah rutin ia lakukan mulai dari masih gadis, ia lakoni hingga saat ini. Jarang sekali ia sakit. Teman sepermainannya sudah banyak yang tiada.

“Apakah karena saya suka bekerja, tuhan memberikan kesehatan pada saya hingga hari ini,”Nek Linar mengamati jari-jari tangannya yang sudah dipenuhi urat itu bicara sendiri dalam hatinya.

“Pos...pos...” lamunan lansia berkecamata itu buyar seketika saat mendengar suara Pak pos memanggil dari depan rumahnya.

Bersambung....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post