Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Ikan larangan (Legenda Baruah Jorok 4)

Tantangan Hari ke-154

#TantanganGurusiana 365

“Hai jangan kau tangkap ikan itu, berbahaya ! Ayo buruan. Atau kau kutinggal dalam sungai ini sendirian”. Si Jorok sudah sampai di tepi sungai. Udin tergoda dengan daging ikan yang gempal dan besar-besar. Sudah lama ia tidak makan ikan apalagi ikan lele yang lezat. Ia berusaha sekuat tenaga menangkap ikan lele tersebut, namun tak satu pun didapatkannya. Temannya sudah semakin jauh meninggalkannya.

Ia setengah berlari memanggil Jorok. Ia lihat beberapa penduduk desa juga ikut mengumpulkan ikan lele itu. Sedang asyik menangkap ikan-ikan tersebut datanglah petir menyambar disertai kilat yang sangat dahsyat. Suara menggelegar memecah bumi, percikan api menjilati air sungai, seketika tewaslah beberapa orang penangkap ikan tersebut. Untunglah nyawa Udin masih bisa selamat karena dia buru-buru ke luar.

“Tolong…tolong… kakiku sakit, bantu aku !,” rintihan Udin menyayat hati Si Jorok. Sekuat tenaga Si Jorok meraih tangan Udin dan menariknya lebih jauh dari sugai. Si Jorok menempelkan tangannya di kaki Udin yang sakit. Udin berteriak kencang sekali menahan sakit. Sekejab rasa sakitnya hilang begitu saja. “Maafkan aku bos, aku menyesal tidak mendengar kata-kata bos. Terima kasih banyak karena telah menyembuhkan sakit ku,” Udin tersenyum.

Bersambung....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post