Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Laki-laki motivator ku

Tantangan hari ke-146

#TantanganMediaguru 365

Ayah anak-anakku orang pertama yang senantiasa memberikan aku semangat dalam menulis. Ia adalah sosok motivator yang luar biasa. Tanpa campur tangannya mungkin karya tulisku tidak akan pernah ada. Jika sedang mengarap sebuah buku hampir setiap waktuku selalu berada di depan lap top. Kalaulah ia tidak berkenan maka niatku menulis buku aku urungkan. Namun kesetiaan dan dukungannya yang tulus selalu aku terima. Ia tidak pernah mengeluh atas apa yang aku lakukan. Kadangkala karena keasyikkan menulis aku lupa bahwa suami dan anak-anakku belum makan. Tetapi ayah anak-anaku ini selalu memberikan kesempatan padaku agar ideku terus mengalir.

Pernah terlintas di benakku untuk menyudahi kegiatan menulis buku ini, terlalu menyita waktu pikirku sendiri. Aku merasa bersalah, ditambah waktuku sedikit bersama keluarga karena hanyut bersama kata-kata. Pikiranku tersebut aku sampaikan ke imamku. Aku yakin ia akan setuju dengan keputusanku ini. karena dari pagi sampai sore aku sudah sibuk seharian mengajar. Pulangnya kembali menulis, mana waktu untuk keluarga ujarku pada suami. Ia duduk di dekatku sambil mengamati apa yang aku tuliskan. “ Uda tidak akan pernah melarangmu melakukan apa saja selama pekerjaan yang dilakukan itu baik dan itu berhubungan dengan tugasmu sebagai guru,” ujarnya dengan lembut.

Dukungan dan izin yang ia berikan tidak semata-mata hanya di kata-kata belaka namun memang diiringi dengan perbuatannya. Jika malam datang kalau aku masih duduk di depan komputer dengan setia ia ikut menemani. Perhatiannya sampai urusan perut pun tidak luput ia ingatkan. Aku kadang merasa tersanjung, namun aku sadar diri juga kok. Suami memberikan kebebasan padaku menyelesaikan penulisan buku pertamaku bukan berarti aku dengan leluasa menghabiskan waktu sendiri. Sering aku diskusi dengannya agar isi bukuku berkualitas. Selalu ia berikan saran-saran yang jitu agar ideku mengalir deras seperti air terjun. Kadang ide media pembelajaran yang aku buat, untuk merealisasikannya suami ikut membantu. Pengaruhnya luar biasa ada saja hal-hal unik untuk melengkapi karya inovatifku agar menarik. Maklum bakat seninya begitu kental.

Prestasi yang sudah aku raih tidak terlepas dari motivasi dan bantuannya. Beberapa kali keluar sebagai juara guru berprestasi tingkat provinsi tidak membuat aku besar kepala. Karya tulis sebagai syarat berbagai perlombaan berhasil aku ciptakan karena ikut pelatihan penulisan. Terutama pelatihan penulisan buku yang dilaksanakan oleh KPPL Kemenag Sumbar bekerjasama dengan Mediaguru Maret 2019 lalu di hotel Kryad Padang. Selama 3 hari mengikuti pelatihan menulis tersebut sudah mengantarkanku melahirkan buku perdana yang berjudul Jurus Ampuh Menulis Puisi. Rasa syukur alhamdulillah tak henti kuucapkan. Perasaan bahagia sungguh tak terbendung kala cover buku pertama aku terima. Baru cover saja sudah alang kepalang senangnya. Terasa waktu yang sudah kuhabiskan di depan lap top tak terbuang sia-sia. Dengan bangga ku persembahkan kepada suami tercinta hasil karya pertamaku.

“Subhanallah cover bukunya cantik sekali,” puji suamiku. Rasa syukur ku tidak kusembunyikan. “Alhamdulillah ini berkat izin dan dukungan uda” dengan mata berkaca-kaca. Butiran bening terasa mengalir di pipi, rona kebahagiaan terpancar jelas. Inilah rasanya buah kerja keras dan pengorbanan ku selama ini. Terasa nikmat sekali, ingin segera aku membaca buku nya. Segera jari-jari mungilku berselancar di dunia maya membagi ke teman-teman bahwa cover buku perdanaku sudah keluar. Berharap semoga banyak yang ingin membaca dan memesannya, he...he...

Aku tidak boleh terlena pada cover saja pikirku. Mimpiku menciptakan buku akan segera terwujud jika semua isinya langsung dikirim ke editor mediaguru. Tanpa pikir panjang semua tulisan mulai dari kata pengantar, pendahuluan, isi, penutup dan profil kukirimkan. Mas Suhud Rois adalah editor buku perdanaku. Hanya beberapa kali tulisanku dia perbaiki. Kali ketiga tulisan tersebut sudah final dan siap cetak. Alangkah senangnya hatiku. Tak tahan rasanya ingin memegang buku tersebut. Ternyata mencetak buku itu butuh kesabaran dan ketabahan, sebab buku yang diedit dan dicetak oleh mediaguru itu ribuan jumlahnya jadi wajib antri menunggu giliran.

Tidak lebih sebulan menunggu akhirnya buku pertamaku sampai di tangan. Sebanyak 30 eksemplar aku terima dengan senang hati. Walau sebenarnya buku itu masih terasa kurang jumlahnya pasalnya teman-teman jauh hari sudah ada yang pesan. Malahan ada yang mesan langsung 5 untuknya sendiri. Aku bangga karya pertamaku dibaca orang. Tapi apa boleh buat karena keterbatasan biaya baru 30 buku mampu aku cetak. Antusias teman-teman ingin membaca karya perdanaku menambah semangatku mengebu-gebu untuk cetak ulang.

Setiap ada pertemuan guru-guru seperti MGMP aku diminta teman untuk mempromosikan karyaku. Memeang itu yang kusuka akhirnya bertambah banyak yang ingin menmbacanya. Rasa syukur tak henti-hentinya aku ucapkan semoga buku perdanaku ini membawa berkah bagi semua umat terutama bagi penulis sendiri. Semangat untuk melahirkan karya-karya baru juga semakin kuat. Isyaallah akan lahir buku-buku selanjutnya yang lebih bermanfaat. Aamiin. Terimakasih buat imamku, anak-anakku, ibuku dan saudara-saudaraku serta semua rekan-rekan sejawat atas segala bantuannya spesial buat mediaguru.

Karena buku perdana itu aku bisa berjumpa teman-teman penulis se-Indonesia di Jakarta waktu acara TNGP (Temu Nasional Guru Penulis) 2019 lalu. Beberapa penghargaan nasional pun sempat aku raih berkat buku itu. Hadir diundang sebagai peserta aktif dalam simposium nasional di Surabaya. Itu semua berkat belajar menulis lewat mediaguru. Terimakasih Mediaguru. Semoga Mediaguru selalu jaya, literasi di nusantara bertambah nyata. Salam literasi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post