Malu- Malu Kucing (Pentigraf)
Tantangan Hari ke-140
#TantanganGurusiana
Siang itu beberapa orang sahabat sedang duduk santai. Cuaca cukup panas, keringat mereka pun mengucur deras. Mila berinisiatif untuk mentraktir kelima temannya tersebut. “Hari gini enaknya makan ice criem, ya” ujarnya semangat. Serentak semua menjawab iya. “Aku mau pesankan kalian ice cream, siapa yang mau ?” ucapnya lagi. “Aku Mau....aku juga...” empat temannya mengacungkan tangannya. Weni salah seorang sahabatnya terkenal cueks dan jika bicara pantang kalah bersuara “Aku tak suka ice cream, bukan seleraku” katanya.
Semua menertawakannya. “jadi seleramu apa ?” tanya Mila lagi. “Ngak usah, kamu tak bakalan mampu membelinya” jawabnya dengan sombong. “ya sudah, kalau begitu kamu beli sendiri ya,” lanjut Mila. Akhirnya Mila memesan ice cream tersebut.
“Pesanan ice cream sudah sampai, ayo siapa yang mau silakan ambil,” teriak Mila. Satu persatu es tersebut diambil sahabatnya. Sekarang giliran ia mau mengambil bagiannya eh ternyata sudah habis. “Lho kok habis, tadi saya pesan sebanyak kita enam orang, cuma Weni katanya ngak suka, jadi jatah ia saya berikan ke Pak Satpam,” ujarnya. Weni senyum-senyum ke arah Mila sambil memegang sebuah bungkusan. “Tadi aku memang tak suka, sekarang aku mau,” ucapnya malu-malu kucing. Semua kembali menertawakannya. “Dasar Si Weni malu-malu kucing, di depan kita katanya tidak suka dibelakang ternyata diembatnya,” suara riuh memenuhi ruangan.
Kubang, 02/06/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan