Siti diculik (Legenda Baruah Jorok)
Tantangan Hari Ke-152
#TantanganGurusiana 365
Temannya berusaha menolong namun tak mampu melawan laki-laki tinggi besar berwajah sangar itu. Dia lari tungang langang mencari bantuan. Siti meronta-ronta berusaha melepaskan cengkraman laki-laki gelap itu, namun sia-sia. Pria hitam legam itu terus menyeret Siti ke dalam hutan.
“Diam kau ! kalau kau masih bersuara ku bunuh kau !“ hardiknya memecah kesunyian hutan. Siti hanya bisa pasrah, tubuhnya menggigil. Baru kali ini ia melihat sepasang bola mata bulat besar membelototinya. Warnanya merah, kumis tebal tumbuh tak beraturan di atas bibirnya yang hitam menambah kesan menyeramkan.
“Wahai Jorok, adikmu yang cantik jelita itu telah diculik,” suara itu terdengar jelas oleh Si Jorok yang sedang menanam padi di sawah. Seorang laki-laki bertopi hitam berjalan ke arahnya. Dia memegang sebuah parang, orang tersebut menunjuk ke arah hutan adiknya dibawa pergi. Kesatria muda itu geram sekali. Ia menghentikan pekerjaannya tanpa sempat tahu siapa lelaki pembawa kabar itu. Orang itu tersenyum puas melihat pemuda tampan itu sudah tersulut emosinya. “ Dukun yang licik,” ia meloncat seperti terbang mencari adiknya.
bersambung.....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan