Catatan Perjalan Hiking Dan Pelantikan Dewan Penggalang (DP)
Tantangan Hari ke-223
#TantanganGurusiana
Kami berangkat dari sekolah pukul 07.00 WIB. Transportasi yang kami naiki adalah mobil bak terbuka atau biasa disebut mobil Pra yang berjumlah 7 buah mobil. Di sepanjang perjalanan kami melalui perkampungan yaitu Jopang Manganti, Mungka, Taeh, Gurun, dan juga Melewati banyak perkantoran termasuk Kantor Bupati Kab. Lima Puluh Kota. Kami dan semua rombongan dinanti dengan pemandangan alam yang indah ketika sampai di lokasi yaitu Lembah Harau sebagai icon wisata Kab. Lima Puluh Kota yang dikelilingi bebukitan terjal sekitar pukul 09.00 WIB . Di sana kami melakukan upacara pelantikan DP MTsN SALIKO.
Kami merasa senang semua riang gembira sambil bernyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah melakukan upacara pelantikan DP kami memulai perjalanan menuju air terjun yang pertama yaitu Salasa Bunta. Di perjalanan ada teman yang terpeleset, kami melawati jalan setapak yang kecil dan curam. Cukup jauh kami berjalan, hingga kami mendapati jalan setapak terletak di pinggir tebing, sangat terjal. Kami melihat di bawah itu ada parit atau waduk yang cuku pluas. Kami segera menuju ke sana dengan penuh suka walaupun banyak halangan dan rintangan apalagi kami melihat alam yang sangat indah dan elok. Kami bersyukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan alam begitu maha eloknya tiada tara. Tak terasa kami telah sampai di tempat tujuan yaitu air terjun Salasa Bunta. Rasa lelah dan capek seketika hilang setelah sampai di air terjun yang memanjakan mata kami dengan air terjun yang deras.
Sampai di lokasi kami tidak lupa untuk berfoto melepas penat. Setelah puas berfoto- foto tak terasa perut sudah meraung-raung karena ingin lekas diisi. Kami pun mencari tempat untuk melepaskan rasa lapar, kami makan di bawah pohon yang rindang, angin bertiup sepoi-sepoi dan udara pun terasabegitu sejuk. Ternyata di tengah kegembiraan ada cerita sedih dimana ada seorang teman kami yang lupa membawa nasi. Melihat teman tersebut kami merasa iba dan memberinya nasi bungkus. Setelah kenyang, kami pun berkeliling mencari udara segar sambil menenangkan hati dan pikiran. Tak lama berselang, DP memanggil anggota pramuka untuk melanjutkan perjalanan menuju air terjun yang berikutnya.
Sewaktu perjalanan kami sempat kebingungan menentukan arah kemana tujuan air terjun selanjutnya. Setelah tahu arah selanjutnya kami pun terus berjalan, kali ini kami melewati persawahan yang hijau. Sambil menghilangkan bosan, kami menghibur diri dengan bernyanyi. Tidak lama kami pun tiba di tempat tujuan yaitu air terjun yang kedua saya lupa namanya (he...). Waktu ternyata sudah masuk untuk melaksanakan shalat Zhuhur. Kami pun sholat terlebih dahulu. Setelah sholat kami pun pergi berenang di bawah air terjun yang indah dan mempesona itu . Salah satu peserta pramuka mencoba naik ke atas pohon untuk melompat ke dalam air. Ada anak selain peserta pramuka yaitu anak SMP yang juga berkunjung ke air terjun tersebut. Mereka juga ikut berenang. Mereka melakukan hal yang ekstrim yaitu naik ke atas air terjun yang tinggi dan melompat kedalam air. Mereka menarik perhatian seluruh anggota pramuka yang perempuan, ketika mereka melihat anak- anak SMP tersebut melompat dari atas air terjun mereka pun bersorak. Sedikit dari mereka mengabadikan saat- saat seperti itu dengan kamera ponsel mereka masing masing.
Setelah puas mandi di air terjun, kami pun menuju pulang kembali. Sekitar pukul 16.00 WIB sore kami tiba di jalan raya Harau. Di sana kami menunggu mobil untuk pulang. Sambil menunggu tak terasa perut mulai lapar kembali kami pun berbelanja. Tak lama kemudian mobil yang kami tunggu pun datang. Para peserta pun naik ke mobil yang mereka tumpanggi sebelumnya. Di perjalanan pulang di atas mobil kami di guyur hujan lebat, kami semua kebasahan. Tapi tetap gembira dan merasa senang. Tak lama kemudian kami pun sampai di sekolah kembali. Alhamdulillah kami pun sampai di rumah dengan selamat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan