Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Karya Pengantar Cita-Cita

Tantangan Hari ke-254

#TantanganGurusiana

Beberapa minggu ini rutinitas penulis begitu padat. Hari-hari penulis jadwalnya terasa penuh sesak. Sejak penulis memutuskan menambah pendidikan, biasa masih bisa duduk santai di depan televisi menyaksikan peristiwa apa yang terbaru. Sekarang kegiatan tersebut sirna. Karena tuntutan tugas S2 sudah antrian minta dikerjakan. Terlintas di benak penulis jika tidak padai membagi waktu alamat akan korban salah satunya. Apalagi penulis juga bertugas mengajar di samping sebagai istri dan ibu rumah tangga. Penulis wajib mengatur jadwal dengan mendahulukan yang wajib, karena semuanya sama-sama perlu. Agar semuanya lancar dan berjalan semestinya.

Sebagai seorang pendidik tugas utama penulis mengajar walaupun situasi masih dalam kondisi Covid 19. Segala aktivitas berhubungan dengan mengajar tidak pernah penulis lupakan selalu di depan. Sebab di situlah sawah ladang penulis mengais rezeki. Beruntung penulis dianugerahi keluarga yang sangat pengertian dan perhatian. Kalau tidak karena suami selau memberi dukungan agar penulis melanjutkan S2, maka penulis akan berpikir dua kali. Tentunya konsentrasi penulis akan terbagi. Semangat yang selalu beliau pompakan memacu adrenalin untuk komitmen terus maju.

Sebagai seorang ibu penulis cemas apakah akan mampu nantinya penulis tetap seperti biasa kepada mereka memberi perhatian dan melayani mereka. Semoga tetap dengan niat ikhlas karena Allah SWT. Alhamdulillah kuliah belajarnya masih dalam jaringan (Daring) alias online. Jadi keluarga tidak perlu ditinggalkan. Itulah salah satu nilai plus yang bisa penulis tarik masa situasi Corona ini.

Hari-hari berkutat di depan Laptop sebenarnya tidak asing lagi bagi penulis apalagi sejak bergabung dengan grub guru terbesar di Indonesia Media Guru Indonesia. Tantangan menulis Gurusiana satu hari satu tulisan telah mengantarkan penulis saat ini di hari ke-252. Menjadikan penulis candu menelorkan ide-ide di blog tersebut. Alhamdulillah lahir 3 buku tunggal penulis selama mengikuti ajang pelatihan menulis tersebut. Serta 8 Buku antologi bersama penulis nusantara sebagai pemenang lomba menulis setiap bulannya, sebagi bukti Mediaguru senantiasa memotivasi anggotanya untuk tetap berkarya. Sekaligus apresiasi pelecut semangat para gurusioner dalam berkarya.

Bulan September ini mengusung tema Literasi Keluarga, rasa syukur kepada Allah SWT yang luar biasa ternyata penulis termasuk bagian dari 123 penulis nusantara keluar sebagai pemenang. Antara senang dan cemas, campur aduk, bahagia karena karya penulis keluar sebagai pemenang. Di sisi lain penulis kwatir apakah penulis mampu dan memegang komitmen untuk terus lanjut menulis hingga 365 hari alias satu tahun. Ternyata kekawatiran penulis itu terobati dengan diumumkannya pemenang lomba September 2020. Sejak diumumkannya pemenang tersebut keinginan dan semangat penulis untuk tetap berkarya tersulut lagi. Terima Kasih MGI telah menjadikan penulis bagian dari Mediaguru Indonesia. Semoga apa yang penulis lakukan bermanfaat dan berkah bagi penulis dan orang lain.

Kubang, 23/9/2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post