Dialog Kekek dan Cucunya
Tantangan Hari ke-270
#tantanganGurusiana
apa hendak kau tinggalkan bagi kami cucu mu kelak
wahai kakekku ujar seorang cucu pada kakek kesayangannya
kakeknya terdiam sesaat beringsut tempat duduk
kau cucu satu-satunya bagiku jawabnya
semua kekayaanku termasuk utangku kuwariskan buatmu
si cucu berubah air mukanya
kakek ini terlalu, masa utang juga diwariskan
hartaku tak cukup membayar hutangku, cucunya nelangsa
kalau begitu aku tak kan minta apa-apa padamu Kek .
dialog kakek dan cucunya terhenti sejenak, para pendemo
berlarian kucar kacir mencari tempat bersembunyi
mereka di kejar para aparat
Wahai kakek tua, dimana para pendemo itu kau sembunyikan?
Terdengar suara lantang dari luar rumahnya
Suara sepatu serdadunya bergerak kian kemari
Mencari setiap jelak telapak kaki
Kakek dan cucu terpana memandang situasi
Mereka diam seribu bahasa
Dimana pengkhiatan itu bersembunyi,
Bukankah mereka menyampaikan aspirasi
Ketidak adilan negeri ini membuat mereka kian memberontak
Kakek berkata yang benar ujar cucunya
Sebutir peluru membungkam mulut kakek selamanya
Kubang, 10/10/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan