Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Dialog Kekek dan Cucunya

Tantangan Hari ke-270

#tantanganGurusiana

 

apa hendak kau tinggalkan bagi kami cucu mu kelak

wahai kakekku ujar seorang cucu pada kakek kesayangannya

kakeknya terdiam sesaat beringsut tempat duduk

kau cucu satu-satunya bagiku jawabnya

semua kekayaanku termasuk utangku kuwariskan buatmu

si cucu berubah air mukanya

kakek ini terlalu, masa utang juga diwariskan

hartaku tak cukup membayar hutangku, cucunya nelangsa

kalau begitu aku tak kan minta apa-apa padamu Kek .

dialog kakek dan cucunya terhenti sejenak, para pendemo

berlarian kucar kacir mencari tempat bersembunyi

mereka di kejar para aparat

Wahai kakek tua, dimana para pendemo itu kau sembunyikan?

Terdengar suara lantang dari luar rumahnya

Suara sepatu serdadunya  bergerak kian kemari

 Mencari setiap jelak telapak kaki

Kakek dan cucu terpana memandang situasi

Mereka diam seribu bahasa

Dimana pengkhiatan itu bersembunyi,

Bukankah mereka menyampaikan aspirasi

Ketidak adilan negeri ini membuat mereka kian memberontak

Kakek berkata yang benar ujar cucunya

Sebutir peluru membungkam mulut kakek selamanya

 

Kubang, 10/10/2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post