Gara-gara Kucing
tantangan ke-265
#TantanaganGurusiana
Gara-gara kucing, setiap waktu ia selalu ribut. Tidak memilih siapa lawan bicaranya. Orang tua, sama besar bahkan anak-anak pun ikut jadi sasaran omelannya. Entah mengapa ia terlalu benci dengan namanya kucing. Namun walaupun ia sangat alergi melihat kucing, tapi ia selalu mengingatkan kami jika kucing-kucing itu harus diberi makan dan dikeluarkan dari rumah kala malam datang. Sejak induk kucing orang itu melahirkan anak tiga ekor. Ia sangat sensitif dan mudah marah melihat ulah kucing berkeliaran di dalam rumah. Apalagi kalau kucing-kucing tersebut sempat buang air kecil atau pun besar di sembarang tempat. Alamat akan terjadi perang dunia ke-3.
Radius 1 kilometer akan tetap mendengarkan umpatan dan ocehan tak bermutu darinya. Sesekali kalau belum biasa mendengar itu semua maka akan kaget bahkan sport jantung. Pasalnya bermacam kata-kata tak beraturan akan meluncur tanpa tersendat sedikit pun. Sebenarnya ia tahu bahkan sering menyampaikan bahwa kucing adalah binatang kesangan nabi Muhammad SAW. Jadi harus kita sayangi ujarnya tempo hari
Saat ini ternyata berbanding terbalik dari kenyataan sebelumnya. Seolah-olah ia tak peduli bahkan cuek dengan itu semua. Ia tak menampakkan rasa iba dan sayangnya sedikit pun apabila kami berada di sekitar kucing. Semoga ia kembali diberi hidayah agar kembali menyukai kucing seperti dulu lagi. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan