Peristiwa itu masih berbekas
Tagur ke-274
#TantanganGurusiana
Entah mengapa ingatanku kembali ke masa reformasi dulu. Maklum waktu itu tahun1998 aku masih senang-senangnya menimba ilmu di UNP jurusan sastra Indonesia. Meskipun situasi negara saat genting-gentingnya waktu itu namun aku tak pernah menyerah. Krisis moneter melanda Indonesia, selaku mahasiswa yang berasal dari kampung terkena imbasnya. Pasalnya jangankan untuk biaya kuliah beli buku saja sangat sulit mendapatkannya.
Saya pernah jalan bersama teman ke gramedia dan Sari Anggrek di pusat kota. Karena ingin mencari buku keluaran terbaru. Tapi karena keuangan keluarga sangat pas-pasan, aku merasa berat untuk menyampaikannya ke orang tua. Dengan tekad kuat aku akan berusaha mengumpulkan uang demi mendapatkan buku tersebut. Beberapa puisi dan karya sastra lainnya aku coba mengirimkannya ke redaksi surat kabar di kota Padang. Kata sahabat jika ada tulisan kita yang di muat maka akan penulis akan diberi honor. Alhamdulillah karyaku di muat, alangkah senangnya rasa hati. buku yang aku idamkan mudah-mudahan terwujud ujarku dalam hati.
Aku ingat saking ngototnya ingin beli buku keluaran terbaru, aku rela dan teman duduk berlama-lama membaca di gramedia. Untung karyawannya baik hati membiarkan kami duduk dekat rak buku tersebut. Dulu buku baru belum disegel plastik seperti sekarang. Masih bisa leluasa kita membacanya walaupun kita tidak membelinya. Jika dikenang masa itu banyak waktu aku habiskan di toko buku membaca semua buku yang aku suka. Kalau sekarang mana boleh seperti itu. buku baru masih pakai plastik. Jika dibuka berarti membeli.
Kenangan indah sekaligus mengoda. Seandainya aku dulu malas membaca mungkin sekarang aku belum seperti sekarang ini berprofesi sebagai guru. Terima kasih Gramedia, berkat mu aku bisa membaca.
Kubang, 14/10/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan