Rindu senyummu Guru
Tangan hari ke-290
#TantanganGurusiana
Delapan bulan sudah berlalu
Begitu panjang masa kulalui
Saat Tangan ini terbelengu tekhnologi
Kaki hanya diam membisu menyaksikan karena harus setia di rumah
Tiada tentu arah kan dituju
Semua orang takut masa akan mengamuk
Memporak porandakan sendi-sendi kehidupan
Termasuk aku, kehilangan senyum guruku
Setiap pagi menyapa ramah bertanya tentang sarapan
Sekali-kali aku harus berbohong demi mengisi kampung tengah
Namun senyumnya tetap merekah
Kadang tawanya menyesakkan dada
Namun aku suka tak pernah membenci
Perhatiannya, motivasi tiada henti
Membuat aku semakin rindu untuk bertatap muka
Sesekali mataku melihat teman seperjuangku ditegur
Bermain dan bercanda saat belajar
Hiruk pikuk suara semakin membuat ku rindu masa-masa itu
Entah kapan bersama lagi wahai guruku
Kapan kita bercanda dan saling berlarian menuju lokal sahabat ?
Pandemi ini membuat kita jauh
Pandemi membuat bosan di rumah
Pandemi menjauhkan ku dari sahabat juga guru
Pandemi menjadikan ku kuat,
Mampu mendata diri, mampu bergulat bersama tekhnologi.
Kubang, 30/09/2020
antangan ke-290
#TantanganGurusiana
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan