Mungkinkan Malam Masih Mau Tersenyum
Tagur 318
#TantanganGurusiana
Hawa dingin menusuk kalbu
Sepinya malam begitu kentara
Kemana akan dilabuhkan kata
Diam membisu seribu aksara
Sungguh bergelayut nelangsa di dada
Meratapi malam tiada rembulan
Dimana kerlap kerlib bintang
Sulit mencari setitik cahaya itu
Akankah sudah pudar bersama malam kelam
Tiada yang tahu,dimana kerlip bintang sembunyi
Mungkinkan malam masih mau tersenyum
melihat rembulan bertabur bintang
menunggu terangnya malam
membuang hawa sepi
meredam hawa dingin
menghangatkan rasa hari
Kubang, 28/11/2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan