Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Ketika Mulut dikunci, tangan dirantai, kaki pun terbelenggu

Tagur ke-338

#TantanganGurusiana

Sungguh tak sanggup melihat semuanya terpasung

Mulut dikunci, tangan dirantai, kaki pun dibelenggu besi panas

Tak  ada suara bahkan bisikan kerinduan keadilan pun sirna

Tak  mampu berbuat tangan penuh luka berbagai goresan darah

Tak mampu menerjang kaki tertimpa beban berat hingga karatan

Seharusnya mata teriris menatap peristiwa malam itu

Namun perih itu sungguh menusuk ke ke kalbu

Ketidakmampuan kami  hanya berharap  mukjizat Mu ya Rabb

Tiada lagi tempat bersandar selain diriMu

terbentang sajadah usang pertanda kami tetap  merindukanMU

Tanpa campur tanganMu melepaskan belenggu ini

Ia akan tetap abadi di ranah  lahirnya para pejuang bangsa

 

Kubang, 17/12/2020

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post