Dinding Tak Berbatas
Dia datang tepat pada waktunya
Saat semua orang merindukan hadirnya
Tawa candanya larut dalam segelas kopi
Ditemani sepotong tongkang panas
Semua terlontar tiada batas
Tercurah rasa dan karsa, selama ini bersemayam dalam sepi
Ternyata malam masih merindukan bulan purnama
Sebulan harus kau tunggu dengan sabar
Menepikan semua kisah dan cita
Agar harapnya terwujud
Ketika batas itu tak berdinding lagi
Kubang, 26/2/2021
Tagur ke-17
#TantanganGurusiana
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan